oleh

Kejari Analisa Dokumen Beras Hasil Penggeledahan di Kantor Bulog

PortalMadura.Com, Pamekasan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Madura, Jawa Timur masih menganalisa barang bukti kasus hilangnya beras yang diamankan dari kantor bulog sub divre XII Madura beberapa waktu lalu.

Kepala Kejari Pamekasan, Toto Sucasto mengatakan, adapun barang bukti yang diamankan dari hasil penggeledahan adalah dokumen berkaitan dengan penerima serta pengiriman beras pada tahun 2013 dan 2014.

“Kalau di dalam dokumen sudah jelas, tapi sekarang masih dianalisa. Tunggu saja, tidak akan lama lagi,” ungkapnya, Selasa (26/5/2015).

Kasus hilangnya beras sebanyak 1.504 ton tersebut saat ini dalah proses penyidikan keterlibatan tersangka lain setelah korp adhyaksa itu menetapkan 11 tersangka beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, setelah dinyatakan pengadaan beras bulog sebanyak 1.504 ton di Pamekasan itu fiktif, kejari menetapkan 11 tersangka, termasuk mantan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre XII Madura, Suharyono dan mantan Wakil Kepala Subdivre XII Madura, Prayitno, diduga terlibat penggelapan beras, yang merugikan negara sekitar Rp 12 miliar. (Marzukiy/har)


Komentar