oleh

Kekeringan Intai 85 Desa di Tengah Pandemi

PortalMadura.Com, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, memetakan 85 desa akan mengalami kekeringan di tengah pandemi Covid-19.

Desa-desa tersebut tersebar di 13 kecamatan dari 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan.

Status tanggap darurat kekeringan juga sudah ditandai dengan melakukan droping air bersih ke sejumlah desa sejak akhir Agustus 2020.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat, dari 85 desa tersebut, 69 desa kategori kering kritis, 16 desa lainnya masuk kering langka.

Kepala BPBD Bangkalan, Rizal Morriz menyampaikan, anggaran penanganan bencana kekeringan pada masa pandemi Covid-19 sangat terbatas.

“Ada pengurangan anggaran untuk Covid-19. Awalnya, Rp150 juta menjadi Rp87 juta,” katanya, Senin (21/9/2020).

Dengan adanya pengurangan anggaran, pihaknya memperkirakan dana tersebut tidak akan cukup untuk kebutuhan droping air bersih.

Peluangnya, kata dia, mengajukan permohonan tambahan pada Pemprov Jatim. “Ada peluang untuk dibantu BPBD provinsi,” katanya.

Sebelumnya, BMKG Juanda Surabaya memprediksi puncak musim kemarau di Jawa Timur jatuh pada Agustus hingga September 2020.

Dampaknya, sejumlah daerah di Jatim berpotensi mengalami kekeringan, di antaranya Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep.(*)

Penulis : M Saed
Editor : Raudatul Fitrah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.