Hukum  

Kekurangan Petugas, SS Warnai Kehidupan Penghuni Rutan Sampang

Avatar of PortalMadura.com
berita madura portalmadura
@portalmadura.com

SAMPANG (PortalMadura) – Rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Sampang, Madura, Jawa Timur kekurangan petugas piket, sehingga dengan mudah menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu.

“Kurangnya petugas jaga (piket) serta tidak adanya alat yang bisa mendeteksi barang bawaan pengunjung membuat penyelundupan narkoba ke dalam Rutan dapat lolos,” ujar Kepala Rutan Sampang, Supriyadi, Selasa (24/12/2013).

Supriyadi mengungkapkan, selama ini petugas jaga di Rutan Kelas IIB Sampang hanya ada 4 hingga 5 orang. Hal ini belum menjamin penjagaan secara maksimal, karena idealnya dalam setiap regu harus berjumlah 10 orang.

“Kalau 4 sampai 5 orang per regu, sudah jelas kekurangan petugas. Saya rasa semua Rutan juga mengalami hal yang sama kalau seperti ini,” kilahnya.

Baca Juga:  Warga Badur Ditangkap Polisi Sumenep, Dugaan Rudapaksa Siswi Kelas VI

Supriadi berharap kejadian tersebut menjadi suatu hal yang bisa dijadikan pelajaran. “Mudah-mudahan yang pertama ini dan yang terakhir kami alami,” katanya.

Sebelumnya, Senin (23/12/2013) Polres Sampang merilis dua napi atas nama Didik Hidayat dan Wahyu yang dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu. Dua tersangka ketahuan pesta sabu-sabu setelah anggota Satnarkoba Polres Sampang melakukan penggerebekan di dalam Rutan Sampang.(lora/htn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.