Kekurangan Tenaga Pengajar, 6 SD di Bangkalan Akan Ditutup

  • Bagikan
SD akan ditutup
ilustrasi (dok. bangkalankab.go.id)

PortalMadura.Com, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, akan menutup sedikitnya 6 Sekolah Dasar (SD). Hal ini, akibat jumlah tenaga pendidik dari unsur PNS tergolong minim.

“Dari sekitar 600 SD, ada sekitar enam sekolah yang rencananya kami tutup,” tegas Kepala Bidang Pendidik dan Pendidikan Disdik Kabupaten Bangkalan Bakrun, PortalMadura.Com melansir dari laman bangkalankab.go.id, Minggu (1/7/2018).

Penutupan akan diberlakukan bagi SD yang jumlah muridnya di bawah 50 orang, kecuali lembaga yang bersangkutan merupakan satu-satunya sekolah di sebuah desa, namun tetap akan digabung dengan sekolah lain.

Ia menjelaskan, penutupan SD akan dilakukan secara bertahap, yakni ketika kepala sekolahnya sudah pensiun, maka tidak akan menerima siswa baru.

“Pada kelas satunya, tidak terima siswa lagi. Seterusnya begitu hingga siswanya habis,” tandasnya.

Pihaknya mengaku tidak dapat berbuat banyak saat harus menekan kekurangan tenaga pendidik di tingkat SD. Sebab, keputusan rekrutmen guru berstatus PNS ditangani langsung oleh Kementerian PAN-RB.

Berdasarkan data dan rencana kebutuhan guru di Bangkalan tahun 2017 mencapai 3.244 tenaga pendidik. Jumlah tersebut terdiri dari kebutuhan 2.322 guru kelas, 415 guru agama dan 507 guru pendidikan olahraga.

“Kami kekurangan guru SD sekitar tiga ribuan (3 ribu) lebih,” tandasnya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan, Moh Guffron, mengakui jika pengangkatan guru berstatus PNS mutlak menjadi kewenangan pemerintah pusat. Dan Bangkalan kekurangan tenaga pendidik.

“Bahkan satu sekolah gurunya sukwan semua,” jelasnya.

Dijelaskan, dari 4.583 ruang kelas SD hanya memiliki guru kelas berstatus PNS sebanyak 2.156 orang, 374 guru berstatus tenaga harian lepas dan 2.210 guru berstatus sukwan.

Guru PNS bidang studi agama Islam hanya 254 orang, tenaga harian lepas 38 orang dan sukwan 306 orang.

Sedangkan guru PNS bidang studi Pendidikan Jasmani 166 orang, tenaga harian lepas 45 orang dan sukwan 281 orang.

Tenaga administrasi berstatus PNS 102 orang, tenaga harian lepas 68 orang dan sukwan sebanyak 466 orang.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bangkalan sempat mengusulkan 3.600 tenaga harian lepas pada rekrutmen CPNS, namun ditolak oleh pihak Kementerian PAN-RB pada Maret 2018. (Hartono)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.