Kelapa Melimpah, Siswa SMPN 2 Pasongsongan Olah Jadi Minyak Goreng

Avatar of PortalMadura.com
Kelapa Melimpah, Siswa SMPN 2 Pasongsongan Olah Jadi Minyak Goreng
Proses tahapan pembuatan minyak kelapa (Istimewa for @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sumenep – Siswa SMP Negeri 2 Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, mengolah buah kelapa menjadi minyak goreng. Kegiatan kewirausahaan tersebut dilakukan siswa kelas VII dan VIII.

Salah satu guru SMP Negeri 2 Pasongsongan sekaligus koordinator project kewirausahaan, Rizkiyah menjelaskan, kewirausahaan membuat minyak goreng ini dipilih karena melihat melimpahnya potensi buah kelapa di Pasongsongan.

“Selama ini kelapa hanya dijual begitu saja tanpa olahan. Karena itu, kami minta anak-anak belajar mengolah kelapa menjadi minyak goreng. Apalagi sekarang ini kan kebetulan harga minyak goreng mahal,” katanya, Selasa (2/8/2022).

Para siswa SMP Negeri 2 Pasongsongan secara berkelompok mengolah kelapa menjadi minyak goreng. Proses pembuatan diawali dengan mengupas kelapa, memarut, kemudian memasaknya dengan tungku hingga berubah menjadi minyak.

Baca Juga:  Pria Beranak 2 Diduga 'Rudapaksa' Siswi Kelas VI MI di Batuputih

“Dalam pengolahan ini, anak-anak sengaja menggunakan tungku kayu bakar dan bukan kompor gas, karena hasilnya jauh lebih bagus,” ungkap Riskiyah yang juga guru Matematika di SMPN 2 Pasongsongan.

Program kewirausahaan tersebut merupakan salah satu tema project penguatan profil pelajar Pancasila. Project tersebut merupakan implementasi struktur penerapan pembelajaran pada kurikulum merdeka.

“Sejak tahun lalu, sekolah kami ini merupakan sekolah penggerak yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Dalam Kurikulum Merdeka itu, di setiap mata pelajaran, dialokasikan untuk dua kegiatan, yakni intra kurikuler dan project,” paparnya.

Dengan project kewirausahaan tersebut, diharapkan bisa melatih siswa untuk peka terhadap keadaan lingkungan sekitar, termasuk memaksimalkan potensi yang ada di sekitar sekolah.

Baca Juga:  Polwan Polres Sumenep Gelar 'Police Goes To School' ke Pesantren

“Kami berharap ada nilai lebih yang bisa diberikan anak-anak terhadap lingkungan sekitarnya, dengan mengolah kelapa yang melimpah menjadi minyak goreng,” ucapnya.

Riskiyah menambahkan, dalam pembuatan minyak goreng dari kelapa tersebut, untuk mendapatkan 1 liter minyak goreng, bisa dibuat dari 10 butir kelapa.

Project kewirausaan ini akan diusahakan berkelanjutan. Jadi tidak berhenti hari ini saja. Tadi ada 4 kelompok yang mengolah kelapa jadi minyak goreng. Besok akan dilanjutkan dengan kelompok-kelompok lain secara berkesinambungan,” terangnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.