Keluar Darah Saat BAB? Kenali 3 Penyebabnya di Sini

Avatar of PortalMadura.com
Buang Air Besar
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Apakah Anda salah satu orang yang kedapatan saat Buang Air Besar (BAB) ada darahnya?. Bagi orang yang baru mengalaminya tentu akan sangat khawatir atau bahkan ketakutan mengenai penyakit yang ditimbulkannya.

Walaupun umumnya buang air besar berdarah disebabkan oleh kondisi ringan atau tidak berbahaya. Akan tetapi, ada kondisi tertentu yang mewajibkan Anda untuk segera mencari pertolongan medis saat darah yang keluar terlalu banyak. Sebab, hal ini mengindikasikan gangguan kesehatan yang ada pada tubuh Anda.

Sebagaimana menurut seorang gastroenterologis dan professor klinik di New York, Niket Sonpal, M.D menyatakan bahwa buang air besar disertai darah dapat mencerminkan kondisi di dalam usus. Jadi, ia menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami hal tersebut.

Baca Juga:  Bersama PDIP dan SAI, Pendaftar Operasi Mata Katarak Gratis Tembus 348 Orang

Berikut ini beberapa penyebab munculnya darah saat BAB yang bisa dihindari:

Mag
Darah yang keluar saat BAB bisa jadi disebabkan oleh mag. Salah satu cara mengetahuinya dengan melihat warna darah tersebut. Biasanya darah yang berwarna lebih gelap dan hampir kehitaman berasal dari saluran pencernaan bagian atas seperti perut.

Jika ingin menghindarinya, cobalah untuk menghindari stres, mengurangi alkohol, dan mengurangi asap rokok.

Ambeien
Penyebab darah yang keluar saat BAB lainnya yaitu ambeien. Pada kasus ini, biasanya darah yang keluar berwarna merah terang atau merah marun.

Jika memang disebabkan oleh wasir, Sonpal menyarankan mengubah pola makan dan memperbanyak serat sebagai cara untuk mencegah hal itu bertambah parah.

Penyebab Lainnya
Penyebab umum lain dari keluarnya darah saat BAB yaitu celah anal, merupakan darah yang disebabkan oleh sembelit sebelum persalinan.

Baca Juga:  Bersama PDIP dan SAI, Pendaftar Operasi Mata Katarak Gratis Tembus 348 Orang

Selain itu, darah yang keluar saat BAB juga bisa mengindikasikan kanker kolorektal. Jika Anda memiliki riwayat kanker Gastro Intestinal (GI) di keluarga Anda, Sonpal menyarankan untuk melakukan colonoscopi reguler lebih awal untuk mendeteksi hal tersebut.

Colonoscopy merupakan alat kedokteran yang fungsinya untuk mengetahui kondisi saluran pencernaan bagian bawah. Bagian tersebut dimulai dari rectum, anus sampai dengan usus pada bagian bawah. (liputan6.com/Putri)

Ikuti Berita Terbaru Dari PortalMadura.com di  Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.