oleh

Kemenag Sumenep Imbau Pesantren dan Diniyah Gelar KBM Daring

PortalMadura.Com, Sumenep – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengimbau pondok pesantren dan pendidikan diniyah di Sumenep menggelar KBM secara daring.

Plt Kasi Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Sumenep, Muh. Rifa’i Hasyim menjelaskan, kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring itu perlu dilakukan selama penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

”Guna menghindari penyebaran Covid-19 yang disebabkan kerumunan, maka KBM tetap daring,” terangnya, Kamis (12/8/2021).

Penerapan itu merujuk pada Surat Edaran (SE) Inmendagri nomor 61 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Jawa-Bali.

Baca Juga: Twibbon Hari Pramuka 2021

Menurutnya, tidak hanya bagi ponpes di Sumenep yang diimbau untuk menggelar KBM secara daring. Namun, kata dia, Pendidikan Diniyah (PD) juga perlu memperhatikan hal itu.

Ia menjelaskan, menggelar KBM secara daring di pondok pesantren ataupun tingkat pendidikan Diniyah bisa dilakukan dengan pengeras suara. Dan santri bisa mengikuti di ruangan atau di tempat lain yang sekiranya dapat dijangkau.

”Kalau diruangan bisa dengan mengurangi batas jumlah batas maksimal. Jika di tempat lain bisa dimana saja yang penting bisa menyimak terhadap penyampaian pengajar,” ujarnya.

Pemberlakuan KBM secara daring terhadap pendidikan di Kabupaten Sumenep dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 yang disebabkan kerumunan. (*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar