Kemenag Sumenep Ingatkan Legalitas Masjid dan Musala, Jika Tidak Ingin Bermasalah!

Avatar of PortalMadura.com
Kemenag Sumenep Ingatkan Legalitas Masjid dan Musala, Jika Tidak Ingin Bermasalah!
Salah satu masjid di Sumenep (Foto: Taufikurrahman @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sumenep – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta pengurus masjid dan musala di Sumenep agar melengkapi legalitas tempat ibadah.

Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Muh. Rifa’i Hasyim menjelaskan, dalam aturan, masjid dan musala wajib terdaftar supaya memiliki legalitas hukum dan mendapat bantuan jika mengalami kerusakan akibat bencana alam.

”Jika sudah terdaftar akan mendapatkan legalitas berupa sertifikat. Kalau rusak akibat bencana alam, lebih mudah mendapat bantuan,” terangnya, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, masjid dan musala wajib terdaftar agar diketahui status hukumnya.

”Kalau tidak terdaftar dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan. Seperti keberadaan masjid yang ditunggangi tidak baik,” ucapnya.

Pada hakikatnya, kata dia, masjid dan musala itu tempat ibadah. Jika ditunggangi hal lain bisa saja ada pihak yang tidak terima. “Kemudian dibongkar gegera hal yang kecil ini,” katanya.

Baca Juga:  Sumenep Bentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak

Prosedur pendaftarannya, pengurus masjid mendaftarkan melalui SIMAS (Sistem Informasi Masjid dan Musala) dengan syarat membuktikan akta tanah masjid dan struktur pengurus dan bukan tanah milik perorangan.

”Dibawa ke kantor kemenag. Kemudian mengisi form yang disediakan. Setelah itu terdata melalui aplikasi Simas,” jelasnya.

Namun, pihaknya belum menyampaikan secara detail jumlah masjid dan musala di Sumenep yang telah terdaftar.

”Datanya bisa langsung ke Seksi Bina Masyarakat Islam (Bimas),” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.