oleh

Kemenag Sumenep Pelajari Kasus Dugaan Pelecehan Kiai di Tanjung

PortalMadura.Com, Sumenep – Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kemenag Sumenep, Madura, Jawa Timur, Moh. Anif mengaku masih mau mempelajari dugaan pelecehan dan pencemaran nama baik kiai yang dilontarkan oleh salah satu warga di Desa Tanjung, Saronggi.

“Masih mau dipelajari dulu,” kata Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kemenag Sumenep, Moh. Anif, Senin (6/6/2016).

Untuk itu, pihaknya belum bisa memastikan masuk kategori penistaan agama atau pencemaran nama baik seorang kiai.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan tokoh agama berkenaan dengan persoalan tersebut, dan saat ini masih dalam proses koordinasi,” ujarnya.

Anif mengaku tidak mau terjebak pada isu-isu persoalan akidah. Yang masih belum diketahui kepastiannya.

“Kami masih perlu mendalami pernyataan tersebut untuk memutuskannya. Karena pernyataan tersebut dilontarkan pada saat pengajian yang dianggap bertentangan dengan keyakinan salah satu warga,” ujarnya.

Ia juga menunggu hasil penyelidikan dari pihak Kepolisian. “Kami juga menunggu hasil penyelidikan polisi,” pungkasnya. (Bahri/har)


Komentar