oleh

Kena Review Buruk, Ini 3 Cara Perbaiki Citra Online Shop

PortalMadura.Com – Online shop merupakan salah satu jenis bisnis yang saat ini sangat diminati masyarakat. Selain fleksibilitas waktu, juga memudahkan penjual untuk menjual barang dagangannya.

Selain bisa menjadi bos bagi diri sendiri, bisnis online juga bisa dilakukan sembari melakukan tugas lain, mulai dari kuliah, bekerja sebagai ibu rumah tangga, atau sampingan pekerjaan lain.

Salah satu tantangan terbesar dari bisnis online yaitu saat orang memberikan review negatif pada barang dagangan sehingga mencederai reputasi penjual. Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman merdeka.com yang dikutip dari Forbes, berikut beberapa langkah untuk menghadapi pelanggan saat bisnis online terkena review buruk.

Minta Maaf

Inilah saat di mana sifat rendah hati dibutuhkan ketimbang kemarahan. Penjual bisnis online juga manusia, dan pelanggan pun juga manusia. Apabila ada suatu kesalahan yang membuat mendapat review negatif, lebih baik meminta maaf.

Sebelum marah-marah, ingatlah zaman sekarang ada yang namanya screenshoot yang bisa menyebarluaskan drama pertikaian untuk jadi konsumsi publik.

Ketimbang sibuk mencari pembenaran atau menghabiskan waktu bertikai dengan pelanggan, lebih baik meminta maaf dan membereskan masalah.

Jadi, tunjukkan bahwa Anda adalah pebisnis online yang memiliki sikap dewasa dan siap memperbaiki kualitas pelayanan secepat mungkin.

Perbaiki Kesalahan

Setelah meminta maaf, langsung perbaiki kesalahan Anda agar terlihat jelas bahwa Anda berusaha menjadi pebisnis yang lebih baik.

Setelah Anda minta maaf dan berhasil menyelesaikan masalah, maka Anda bisa melakukan hal berikutnya.

Minta Follow Up untuk Hapus Review Negatif

Bila masalah sudah selesai diperbaiki, cobalah meminta respons dari pelanggan. Setelahnya, coba persuasi pelanggan agar mengganti review negatif.

Sekali lagi, yang terpenting adalah Anda menunjukkan kepada reviewer dan pelanggan lain yang membaca review negatif bahwa Anda bersedia minta maaf dan memiliki tekad untuk memperbaiki masalah secepat mungkin.

Dari sini bisa menarik kesimpulan bahwa sebenarnya hal yang dibutuhkan yaitu respons, baik itu positif maupun negatif. Ini semua sangat tergantung dari kemampuan Anda menangani respons tersebut.

Rewriter : Desy Wulandari
Sumber : Merdeka.Com