Kenali, 5 Penyebab Kulit Lutut Hitam

Avatar of PortalMadura.com
Kenali, 5 Penyebab Kulit Lutut Hitam
Ilustrasi (Grid.id)

PortalMadura.Com – Salah satu bagian tubuh yang punya warna kulit lebih gelap dibandingkan yang lain yaitu lutut. Area ini memiliki melanin yang lebih banyak sehingga kulit disekitar lutut terlihat lebih gelap.

Melanin merupakan pigmen yang memberi warna pada kulit. Jika berlebih maka kulit akan terlihat lebih gelap. Sehingga hal ini bukan pertanda penyakit tertentu. Bagi sebagian orang kulit gelap diarea lutut sangat mengganggu penampilan. Sehingga, mereka melakukan berbagai perawatan untuk mencerahkan kulit diarea lutut.

Namun sebelum melakukan perawatan kulit lutut, sebaiknya Anda tahu apa saja penyebab kulit lutut lebih gelap. Lantas apa saja penyebabnya? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman fimela.com, berikut ini penjelasannya:

Kotoran

Kotoran bisa menempel di lutut, hal ini biasanya yang dapat menyebabkan kulit menjadi lebih gelap. Seiring waktu kotoran dapat menempel pada kulit sebagai cara untuk melindunginya. Hal ini biasanya dapat menyebabkan area tersebut tampak lebih gelap dari kotoran itu sendiri.

Gesekan Ekstra

Gesekan akan megaktifkan pembentukan melanin (warna gelap) di kulit sebagai cara untuk melindungi area tersebut. Setiap kali lutut Anda bergesekan dengan sesuatu yang keras dan kasar, maka kulit akan menjadi lebih keras dan gelap.

Sinar Matahari

Sinar matahari akan sangat menggelapkan bintik-bintik jika tidak diperhitungkan dengan benar, bahkan dapat menggelap jika Anda melakukan aktivitas di luar ruangan.

Hiperpimentasi

Ketika tubuh memproduksi lebih dari jumlah normal melanin, kondisi ini dikenal sebagai Hiperpigmentasi. Peradangan akibat iritasi dan cidera kulit adalah penyebab paling mungkin dari hiperpegmentasi pada orang dengan warna kulit lebih gelap. Meskipun kondisi ini paling umum pada orang yang memiliki warna kulit lebih gelap, namun siapapun dapat memiliki warna kulit yang lebih gelap di sekitar lutut.

Melasma

Hal ini biasanya akan mengacu pada hiperpigmentasi atau perubahan warna pada bercak kulit yang sering terjadi setelah kehamilan. Namun, laki-laki juga dapat mengalami melasma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.