Kenapa Anak Sering Nangis Saat Diberi Makan? Ini Alasannya

  • Bagikan
Kenapa Anak Sering Nangis Saat Diberi Makan Ini Alasannya
Ilustrasi (Hipwee)

PortalMadura.Com – Memberikan atau menyuapi makanan pada anak bisa dibilang susah-susah gampang. Hal ini juga seringkali menjadi masalah antara ibu dan anak. Karena, si kecil kadang masih perlu dipaksa untuk mau makan.

Bahkan, tidak sedikit yang kemudian menangis ketika melihat ibunya menyuapinya makan. Salah satu penyebabnya karena sebagian orang tua kadang memaksa anak untuk makan. Oleh karena itu, ia kemudian menangis.

Sebagaimana menurut psikolog keluarga, Ajeng Raviando, itu lantaran ada beberapa orang tua yang memaksa anak untuk menghabiskan makanan.

“Perlu pendekatan yang ramah anak, jangan memaksa karena bisa trauma. Pengalaman traumatis mempengaruhi psikologis, jadi anak akan trauma untuk makan,” katanya.

Dia menjelaskan, penting bagi orang tua terutama ketika akan memberikan makan dalam keadaan santai, tenang dan bahagia. Dengan perasaan itu, anak pun bisa santai dan akhirnya mau makan.

“Jadi nomor satu relaks saat mau kasih makan supaya anaknya juga relaks dan senang saat dikasih makan,” kata dia.

Baca Juga: Jangan Emosi, Ini Cara Hadapi Anak yang Makannya Berantakan

Di sisi lain, dokter spesialis anak, DR. Dr. Conny Tanjung, Sp.A (K) menambahkan bahwa orang tua juga harus inovatif dalam membuat menu makanan.

“Makanan harus beragam. Soal makanan dengan garam juga perlu diatur, untuk anak bayi tidak boleh banyak. Sedangkan anak di atas satu tahun sudah bisa makan seperti makanan orang dewasa,” ucap dia.

Conny pun sangat melarang orang tua untuk memberikan gawai atau gadget kepada anak mereka saat makan. Ini mengingat banyak orang tua kini menyiasati anak yang susah makan dengan memberinya gawai.

Gadget enggak disarankan karena gadget bisa mendistraksi anak. Karena gawai itu bisa membuat senang anak, namun ketika disuguhkan makanan akan membuat anak merasa makanan itu menjadi pengganggu rasa senang itu,” tuturnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.