Kenapa Makin Banyak Pengusaha Perempuan? Ini 5 Alasan Menariknya

  • Bagikan
Kenapa-Makin-Banyak-Pengusaha-Perempuan-Ini-5-Alasan-Menariknya
Ilustrasi (entrepreneurchamp.id)

PortalMadura.Com – Percaya atau tidak, sekarang ini semakin banyak pengusaha yang diperankan oleh seorang perempuan. Ya, tidak selemah yang dibayangkan, peran perempuan saat ini sangat berpengaruh dalam suatu bisnis atau pun aktivitas lainnya.

Buktinya, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) lebih dari 60 persen atau sekitar 37 juta UMKM Indonesia dimiliki dan dikelola oleh perempuan serta kurang lebih terdapat 10 juta di bidang kuliner. Hal ini menandakan bahwa wanita itu mempunyai potensi dan kemampuan untuk mengaktualisasikan diri.

Kira-kira apa yang menyebabkan hal ini terjadi?. Apakah Anda juga tertarik ingin menjadi pengusaha saat ini?. Yuk, mari simak ulasan berikut ini untuk lebih memahami apa maksud di dalamnya sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Rabu (27/10/2021) dari laman Idntimes.com:

Perempuan Juga Memiliki Potensi

Mungkin zaman dahulu perempuan dianggap tidak memiliki potensi dan berposisi inferior terhadap gender laki-laki. Padahal pada dasarnya manusia memiliki potensi, termasuk perempuan. Namun, seiring berjalannya waktu akhirnya masyarakat pun sadar bahwa perempuan juga memiliki potensi dan dapat berperan penting di lingkungannya. Buktinya pun juga sudah banyak didengar.

Salah satu contohnya adalah perempuan yang memiliki usaha kuliner sendiri. Kerennya mereka yang sudah berumah tangga juga bisa memaksimalkan potensinya sembari melaksanakan pekerjaan rumah tangga yang kerap menyita waktu mereka. Keren banget gak sih?.

Berani untuk Menunjukkan Keahlian

Terima kasih untuk teknologi yang membuat para perempuan di Indonesia bisa menunjukkan bakat dan potensinya. Banyak sekali para perempuan berani memamerkan keahliannya di media sosial. Mulai dari menciptakan kerajinan tangan, fashion, hingga membuka bisnis kuliner di rumah. Banyak dari mereka pun juga akhirnya mendulang pundi-pundi lewat media sosialnya.

Banyak juga di antara para perempuan ini berangkat dari iseng atau ingin mencoba hal baru, tapi ternyata dapat memberikan penghasilan bagi mereka. Setelah itu akhirnya menjadi serius mendalami dan terjun untuk mengoptimalkan potensi mereka.

Ingin Terus Berkembang

Nah semakin para pengusaha perempuan ini mengerti akan potensinya, mereka juga semakin ingin terus belajar pula untuk menajamkan keahliannya.  Cara dan semangat ini tentu sangat bagus untuk ditiru kemudian diterapkan juga.

Memiliki Kedisiplinan yang Tinggi

Selanjutnya para perempuan juga memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi terhadap apa yang sedang dikerjakan. Buktinya banyak dari perempuan yang bisa multitasking mengerjakan bisnis dan pekerjaan rumah tangga. Tentu ini perlu kedisiplinan dan usaha yang tidak main-main.

Selain piawai membagi waktu, banyak para pengusaha perempuan saat ini jago untuk mengelola bisnis dengan efektif dan efisien berkat bantuan digitalisasi. Banyak aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk membantu melancarkan jalannya bisnis. Misalnya saja seperti aplikasi pencatat keuangan dan desain grafis untuk bahan promosi.

Semakin Banyak Akses dan Peluang untuk Perempuan

Nah, kalau empat poin di atas adalah faktor internal dari perempuan itu sendiri, di poin terakhir ini menurut IDN Times adalah faktor eksternalnya. Saat ini dari pemerintah maupun perusahaan swasta menerapkan kesetaraan gender dan peluang yang sama antara laki-laki dan perempuan.

Tidak hanya itu, komunitas dan masyarakat pun juga mulai menyadari betapa pentingnya kesetaraan untuk menggali peluang potensi diri. Ini lah yang mengakibatkan lonjakan pebisnis perempuan ada di Indonesia. Dan ini adalah hal yang baik dan harus terus ditingkatkan.

Itulah sederet alasan kenapa sampai saat ini banyak sekali pengusaha perempuan. Bagaimana, apakah Anda juga tertarik menjadi pengusaha?.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.