oleh

Kenapa Pupuk Bersubsidi di Kios Kosong, Malah di Toko Umum Menumpuk

PortalMadura.Com, Sumenep – Pupuk bersubsidi di Sumenep, Madura, Jawa Timur terjadi kebocoran. Ditengah-tengah kebingunan para petani mencari pupuk bersubsidi justru pupuk bebas terjual di toko (bukan kios resmi, red) seharga Rp150 ribu per sak, sedangkan dikios tidak ada.

“Petani kebingungan mencari di kios, justru menumpuk di toko dengan harga Rp150 ribu per sak,” kata Atmawi, Ketua Gapoktan Desa Panagan, Kecamatan Gapura, Sumenep, Rabu (7/1/2015).

Karena menemukan pupuk bersubsidi bebas terjual di toko yang bukan kios resmi, pihaknya langsung mendatangi Komisi B DPRD Sumenep guna menyampaikan temuan tersebut.

“Kami hanya ingin menyampaikan hal ini ke wakil kami di dewan. Karena para petani sangat butuh terhadap pupuk, malah justru dipermainkan,” jelasnya.

Sementara itu, ketua Komisi B, Nurus Salam langsung menindaklanjuti ke Disperta. Ia menghubungi Disperta agar segera turun langsung ke lokasi.

“Kami sudah meminta kepada Disperta untuk mendatangi langsung kios resmi dan toko yang menjual pupuk itu,” ka Nurus Salam.

Pihaknya juga meminta, pihak Disperta menindaklanjuti hal tersebut, mencari tahu pupuk tersebut diperoleh dari mana.

“Kalau memang diperoleh dari kios resmi, harus ada tindakan tegas,” tukasnya. (arifin/htn)


Komentar