Kepala Desa Kurang Memperhatikan Pertumbuhan Ekonomi Warga

  • Bagikan
BUMDes
Ilustrasi

PortalMadura.Com, Bangkalan – Saat ini, desa digerojok dengan anggaran sangat besar. Ada Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) dan APBDes. Dan desa diberi kewenangan untuk mengelola dana tersebut.

Namun banyak program kepala desa (Kades) yang fokus pada pembangunan fisik atau infrastruktur. Program ekonomi untuk mengangkat derajat ekonomi rakyat nyaris kurang mendapat perhatian.

Salah satunya terjadi di wilayah Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Hal ini diakui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bangkalan Mol Nyanto.

“Selama ini, rata-rata kepala desa hanya fokos kepada pembangunan infrastruktur, dan tidak pernah memperhatikan perekonomian masyakat yang dapat dilakukan melalui BUMDes,” katanya, Rabu (3/10/2018).

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan keberadaan BUMDes. Hingga memasuki bulan Oktober 2018, masih terdapat delapan desa yang belum membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Dari 281 desa yang tersebar di 18 kecamatan, masih delapan desa yang belum memiliki BUMDes,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan BMUDes sangat dibutuhkan dalam usaha membangun perekonomian rakyat yang digagas oleh desa.

“Melalui BUMDes, warga dapat memanfaatkan dana desa untuk peningkatan perekonomian di desanya,” tandasnya.(Imron/Har)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.