oleh

Kepala UPTD Disdik Dinilai Arogan, Kantor Disegel Warga

PortalMadura.Com, Sampang – Aktifitas di Kantor Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan (Disdik) yang berada di Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mendadak sepi. Kantor tersebut dalam kondisi tersegel sebuah kayu balok pada pintu utama kantor.

Kapolsek Sreseh AKP Syamsul Arifin menjelaskan, penyegelan kantor UPTD tersebut lantaran warga dan tokoh masyarakat menganggap Kepala UPTD Zainullah terlalu arogan dalam mengambil kebijakan.

“Kantor UPTD disegel oleh warga dan tokoh masyarakat, karena sebelumnya menerimah keluhan dari para guru-guru yang mengajar di Sreseh,” terang Kapolsek Sereseh, AKP Syamsul Arifin, Senin (12/5/2014).

Syamsul menjelaskan, ketidak sukaan para guru kepala UPTD yang dimaksud dinilai mempunyai sifat sombong, arogan serta sering melakukan ancaman terhadap bawahannya.

“Menurut para Guru, Kepala UPTD-nya itu terkenal sombong, angkuh dan sering mengancam,” ujar Syamsul menirukan pada guru.

Hal senada juga disampaikan salah satu staf di UPTD Disdik Kecamatan Sreseh yang tidak mau disebutkan namanya, selama ini tidak singkron dengan bawahannya.

“Iya disegel mas sama warga, karena tidak senang dengan Kepala UPTD, mereka menginginkan Kepala UPTD pindah tidak di Sereseh lagi,” ucap pria paru baya ini.

Dari aksi penyegelan kantor UPTD Disdik itu, semua guru, warga dan tokoh masyarakat yang dikumpulkan oleh Camat Sereseh dan Forpimda, melakukan pembubuhan tandatangan sebagai kesepakatan agar Kepala UPTD tersebut dipindah.(lora/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.