Kepengurusan Perhiptani Sumenep Dikukuhkan, Kadis DKPP Ingatkan Kerja Profesional

Penulis: TaufikurrahmanEditor: Hartono
Kepengurusan Perhiptani Sumenep Dikukuhkan Kadis DKPP Ingatkan Kerja Profesional
Pelantikan dan Pengukuhan Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Sumenep (Taufikurrahman @portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi dilantik dan dikukuhkan, Jumat (1/4/2022).

Pengukuhan bagi 35 tenaga penyuluh itu berlangsung di gedung Korpri Jl. dr Cipto Kota Sumenep. Mereka dari unsur pegawai negeri sipil dan penyuluh swasta.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Arif Firmanto mengingatkan agar Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) bekerja profesional dan terus berinovasi dalam usaha meningkatkan produksi pertanian untuk menunjang kesejahteraan petani.

Salah satunya, kata dia, mengajak seluruh masyarakat yang enggan bercocok tanam agar mau dan kembali mengolah lahan pertanian yang dimiliki dengan baik.

“Hakikatnya petani itu keren dan menghasilkan. Seorang petani tidak hanya bertani, tapi untuk menghasilkan dan menjadi orang sukses dibidang pertanian,” terangnya.

Para Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhiptani Sumenep harus melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik melalui pendampingan profesional kepada para petani.

Baca Juga:  Banjir Rob Landa Desa Kertasada Sumenep

“Otomatis akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi para petani dalam mengolah lahan pertaniannya,” katanya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Edy Rasiyadi menjelaskan, Sumenep memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang luas dan perlu diolah dengan baik.

Luas lahan pertanian sekitar 168.673 ribu hektare dan persawahan 25,681 hektare serta tegalan dengan luas 117.341 hektare.

“Penyuluh harus menjadi garda terdepan sebagai penentu keberhasilan pembangunan pertanian di Sumenep,” katanya.

Penyuluh pertanian harus terjun langsung ke lapangan untuk memberikan perhatian kepada petani agar lebih mengerti bagaimana mengelola dan mengerti persoalan yang dihadapi serta memberikan solusinya.

Waka Ketua I DPW Perhiptani Jawa Timur Sri Mugiani mengatakan, tugas dan kewajiban serta struktur kepengurusan Perhiptani itu sudah diatur dalam AD/RT.

Baca Juga:  Tantangan dan Peluang Pariwisata Sumenep

“Pengurus harus menjaga amanah dan mewujudkan hasil karya nyata,” jelasnya.

Ia mengatakan, setiap jabatan fungsional yang ditetapkan wajib membentuk organisasi profesi. Dan setiap pejabat fungsional wajib menjadi anggota organisasi profesi.

“Pejabat fungsional wajib menjadi anggota Perhiptani. Selamat bertugas dan jalankan tugas sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Pada pengukuhan Perhiptani Kabupaten Sumenep, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Edy Rasiyadi, Kepala Dinas Ketahahanan Pangan dan Pertanian Arif Formanto dan Wakil Ketua I DPW Perhiptani Jatim Sri Mugiati. (*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.