Keputusan Sanksi Tak Jelas, Minta Kepastian Hukum

  • Bagikan
MUFC
dok. MUFC

PortalMadura.Com, Pamekasan – Manajemen meminta kepastian hukum terhadap komisi banding torabika soccer championship (TSC) 2016 atas sisa dua sanksi bertanding di tempat netral setelah pihak Laskar Sape Kerrab mengajukan banding.

Sebelumnya, dijatuhi sanksi tiga kali bertanding di tempat netral oleh komisi disiplin TSC setelah adanya penyalaan flaire oleh supporter saat berlaga melawan Mitra Kukar di Stadion Gelora Bangkalan beberapa waktu lalu. Tapi, satu sanksinya telah dijalani saat bertanding melawan Bali United di stadion Deltra Sidoarjo.

“Kami berharap Komisi Banding (Komding) segera memberikan keputusan hukum atas dua pertandingan sisa yang telah ditetapkan oleh Komisi Disiplin. Sebab, pertandingan TSC sudah mulai berjalan,” pinta Manajer , Haruna Soemitro, Senin (11/7/2016).

Pada prinsipnya, pihaknya siap menjalani pertandingan kandang baik dengan status pertandingan di tempat netral maupun dikembalikan ke Bangkalan. Yang terpenting sekarang adalah ketetapan hukum dari Komding.

“Pasca lahirnya sanksi bahwa harus jalani 3  pertandingan di tempat netral, kami sudah sekali lakukan pertandingan di luar Sidoarjo dan satu kali jalani pertandingan di Bangkalan atas putusan sela banding,” tandasnya.

Dua pertandingan pasca dijatuhkannya sanksi tersebut sama-sama berlangsung sukses secara penyelenggaraan tanpa ada kejadian flaire kembali sebagaimana penyebab lahirnya sanksi tersebut.

“Sekali lagi, kami berharap Komding segera memberikan ketetapan hukum atas pertandingan kandang . Sebab itu menyangkut berbagai persiapan kepanpelan maupun tim,” pungkasnya. (Marzukiy/choir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.