Keroyok Warga, Dua Remaja Sampang Masuk Penjara

Penulis: RafiEditor: Desy Wulandari
polres sampang
Dua remaja Sampang dalam proses pemeriksaan polisi (ist)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Anggota jajaran Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, menangkap dua remaja terduga pelaku tindak pidana penganiayaan atau pengeroyokan terhadap warga.

Pelaku penganiayaan itu, remaja inisial NV (21) dan SH (19). Korban inisial MSF. Ketiganya merupakan warga Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Arman menyampaikan, kedua pelaku merasa tersinggung terhadap MSF karena medokumentasikan area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik keluarga tersangka tanpa izin.

“Pelaku melakukan pengeroyokan, karena tersinggung kepada korban yang mengambil foto di area SPBU milik keluarga dari tersangka,” terangnya, Kamis (7/4/2022).

Peristiwa penganiayaan bertempat di Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, 5 April 2022 sekitar pukul 18.30 WIB. Pasca kejadian, dua tersangka ditangkap petugas Polres Sampang di rumahnya, pukul 20:00 WIB.

Baca Juga:  Pengamanan Aksi PMII, Polres Sumenep Terjunkan 301 Personel

Polisi mendalami lebih lanjut untuk mengetahui motif korban yang mengambil foto area SPBU. Kedua tersangka menjalani masa tahanan dan dijerat pasal 170 KUHP. “Ancaman pidana paling lama tujuh tahun penjara,” pungkasnya.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.