oleh

Ketahuan Sediakan Wanita Pemandu, Tempat Karaoke Akan Ditutup Lagi?

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dua tempat karaoke yang terbukti menyalahi izin operasional di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terancam akan ditutup kembali.

Kasat Narkoba Polres Pamekasan, AKP Mohammad Syaiful mengungkapkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait adanya tempat karaoke yang menyalahi aturan. Pihaknya akan bertanya bagaimana izin operasional bisa turun.

“Kita akan lakukan koordinasi dengan pemda terkait izin yang telah dikeluarkan itu. Bagaimana prosesnya, sehingga kita punya kewenangan untuk menutup,” tegasnya, Kamis (1/11/2018).

Rabu (31/10/2018) malam, polisi merazia dua tempat karaoke sekaligus dalam giat cipta kondisi. Yaitu, Hotel Putri dan Rumah Makan Lesehan Pujasera, dari dua tempat itu petugas mendapati 12 wanita pemandu karaoke yang sedang melayani tamu. Dengan rincian 9 wanita di Hotel Putri dan 3 wanita di Pujasera.

“Mereka telah melanggar aturan, kalau dalam izin operasionalnya itu, Hotel Putri tersebut adalah Resto, Hotel dan tempat karaoke keluarga, sementara di Pujasera adalah Rumah Makan Lesehan Pujasera. Tetapi kenyataannya digunakan untuk tempat karaoke. Kalau bukan muhrim satu kamar itu kan khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” tandasnya.

Dalam surat izin operasional dua tempat karaoke itu ditandatangani oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud). Surat tersebut ditandatangani sebelum Bupati Baddrut Tamam menjabat dengan masa berlaku hingga tahun 2020.

Penutupan dua tempat karaoke tersebut juga pernah dilakukan di akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati, Achmad Syafi’i dan Kholil Asy’ari beberapa bulan lalu. Sebab pada masa itu tempat karaoke tersebut diduga kuat menjadi sarang prostitusi di bumi Gerbang Salam. (Marzukiy/Putri)


Tirto.ID
Loading...

Komentar