Ketahui, 5 Manfaat Kesahatan Bagi Wanita Menjadi Seorang Ibu

Ketahui, 5 Manfaat Kesahatan Bagi Wanita Menjadi Seorang Ibu
Ilustrasi

PortalMadura.Com – Menjadi seorang ibu merupakan peran yang paling membahagiakan dalam hidup. Melihat anak-anak bisa tumbuh dengan sehat dan ceria menjadi hal paling indah. Selain membahagiakan, menjadi seorang ibu bahkan mampu memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan.

Namun, menjadi ibu tidak hanya sebatas itu. Menjadi ibu memberikan banyak efek positif pada kesehatan wanita, baik secara fisik dan juga mental. Apa saja manfaat kesehatan menjadi seorang ibu? Simak ulasannya berikut ini.

Menajamkan fungsi kognitif otak
Peningkatan fungsi otak ini bisa dipengaruhi oleh banyak hal yang Anda lakukan sepanjang masa kehamilan, dan efeknya bisa bertahan dalam jangka waktu panjang. Kebahagiaan menjadi seorang ibu serta motivasi tinggi untuk terus merawat dan menjaga buah hati tetap sehat juga tanpa disadari dapat mengembangkan aktivitas hipotalamus otak perempuan.

Interaksi dengan anak juga membantu sang ibu intuk mengembangkan bagian otak tengah yang terkait dengan motivasi dan perilaku, untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan anak.

Menurunkan risiko kanker payudara
Menyusui membuat sel-sel payudara terus aktif memproduksi susu setiap waktu. Ini pada akhirnya jadi membatasi kemampuan sel-sel payudara untuk bertumbuh menyimpang menjadi tumor. Selain itu, salah satu komponen utama ASI, yaitu alpha-lactalbumin dan asam oleat (HAMLET), mampu membunuh sel tumor. Ini menjadi salah satu bukti bahwa risiko kanker payudara bisa menurun lebih rendah pada wanita yang pernah menyusui bayinya.

Baca Juga

Terlebih, wanita yang sedang menyusui akan lebih jarang menstruasi. Pengurangan siklus ovulasi ini menyebabkan kadar hormon estrogen dalam tubuh lebih rendah. Hormon estrogen merupakan salah satu hal yang berperan memicu kanker payudara.

Menurunkan risiko kanker ovarium
Selain kanker payudara, memiliki anak menurunkan risiko seorang ibu kena kanker ovarium. Produksi sel telur mengalami penundaan selama masa kehamilan dan melahirkan. Sederhananya, Anda kemungkinan besar tidak akan menstruasi selama dua masa tersebut.

Penundaan produksi sel telur memungkinkan sel telur untuk memperbaiki diri dan mengurangi terjadinya kecacatan genetik yang bisa menyebabkan kanker. Audra E. Timmins, MD, mengatakan “Mengonsumsi pil KB juga mematikan indung telur dan menurunkan risiko terjadinya kanker ovarium”.

Menurunkan risiko kanker endometrium
Wanita yang memiliki anak saat berusi 30-40 tahun berkesempatan besar untuk lebih terlindungi dari risiko kanker endometrium. Wanita yang melahirkan anak terakhir setelah usia 30 tahun memiliki risiko lebih rendah terkena kanker daripada yang melahirkan anak terakhir sebelum usia 25 tahun.

Mengurangi gejala endometriosis
Endometriosis adalah masalah kesehatan di mana sel-sel yang melapisi rahim (endometrium) tumbuh di luar rahim, yaitu di derah panggul atau tuba falopi. Ini menyebabkan rasa sakit, perdarahan tidak teratur, hingga ketidaksuburan pada beberapa wanita.

Gejala endometriosis dipengaruhi oleh kadar estrogen yang rendah dalam tubuh. Nah, selama kehamilan dan menyusui, kadar estrogen akan meningkat sehingga bisa mencegah gejala endometriosis bertambah parah.(hellosehat.com/Nurul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.