oleh

Ketahui, 5 Penyebab Beruntusan di Dahi yang Tidak Kunjung Hilang

PortalMadura.Com – Munculnya jerawat kecil-kecil atau beruntusan di dahi memang cukup mengganggu penampilan. Namun, pada umumnya beruntusan tidak menimbulkan efek jerawat yang berukuran lebih besar.

Beruntus atau jerawat kecil-kecil yang muncul layaknya kelompok di wajah memang sangat mengganggu penampilan. Salah satu area wajah yang paling sering mengalami beruntusan adalah dahi. Lain halnya dengan jerawat yang punya ukuran cukup besar serta kerap disertai dengan rasa nyeri, beruntusan umumnya tidak menimbulkan efek tersebut.

Meskipun ukurannya tergolong kecil, namun beruntusan seringkali datang secara ‘mengeroyok’ dan mampu bertahan dalam kurun waktu yang cukup lama. Nah, sebelum memutuskan mengambil langkah untuk mengobatinya, ada baiknya ketahui dulu penyebabnya lho!

Dipicu oleh Stres
Hidup yang berpacu dengan waktu dan segala deadline pekerjaan yang ada, tentu saja tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan stres. Selain berpengaruh pada pikiran dan mood, stres berlebihan rupanya juga dapat memengaruhi kulit yang dapat berujung pada munculnya beruntus di dahi. Beruntusan ini timbul sebagai reaksi dari emosi Anda yang kurang stabil akibat stres.

Hormonal
Meningkatnya hormon testosteron yang berlebihan juga ternyata bisa menjadi penyebab munculnya beruntusan di dahi yang biasanya bertahan cukup lama. Kelebihan hormon testosteron umumnya akan merangsang kelenjar yang tentu saja akan memicu timbulnya bruntusan. Rajinlah membersihkan wajah dan senantiasa melembapkan kulit dengan pelembap.

Model Rambut
Dahi merupakan bagian wajah yang paling sering bersentuhan langsung dengan rambut. Apalagi jika Anda memiliki model rambut dengan poni yang selalu menempel di dahi. Jika Anda beranggapan cara ini dapat menutupi bruntusan di dahi, sayang sekali cara ini yang ada malah hanya memperparah kondisinya.

Pemakaian Helm atau Topi
Selain rambut, pemakaian helm ataupun topi juga dapat menyebabkan timbulnya beruntusan di dahi akibat terjadinya kontak langsung. Meski tampak bersih, bukan hal yang mustahil jika kedua benda tersebut adalah sumber bakteri yang menyebabkan timbulnya beruntusan. Meski demikian, bukan berarti Anda harus menghindari penggunaan keduanya, kok!

Masalah Pencernaan
Di dalam tubuh terdapat sistem dan jaringan yang saling berhubungan satu sama lain. Bukan tidak mungkin jika penyebab yang terakhir ini adalah yang paling tidak Anda sangka-sangka. Untuk meyakinkannya, tidak ada salahnya untuk pergi ke dokter dan memeriksakan diri untuk memastikan tidak ada masalah pada tubuh yang nantinya dapat memicu masalah lainnya.(Vemale.Com/Nurul)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.