oleh

Kinerja Tagana Dipertanyakan Masyarakat Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Kinerja Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipertanyakan masyarakat. Tagana dinilai jarang turun lapangan saat ada bencana alam.

Salah seorang warga Desa Pamolokan, Sumenep, Moh. Jakfar, mengaku rumahnya menjadi langganan banjir setiap musim penghujan. “Tidak ada yang turun ke sini. Tim Tagana saja tidak ada saat banjir,” katanya, Jumat (8/1/2021).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Sumenep, Moh. Ikhsan menjelaskan, penanganan setiap ada bencana sudah dilakukan. Bahkan, tim Tagana juga diterjunkan.

“Dari 100 tim Tagana sudah kami terjunkan. Jika tidak menyeluruh, memang keterbatasan personel,” dalihnya.

Ia mengaku kekurangan personel untuk mengatasi masalah yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat. Misalnya, saat banjir. Otomatis, sebagian warga ada yang merasa tidak tersentuh.

“Honor mereka juga kecil. Kami juga perlu memerhatikan mereka,” dalihnya.

Menurutnya, tugas Tagana sangat banyak. Mulai dari sosialisasi, penanganan bencana dan waspada dalam menghadapi bencana. “Dengan banyaknya aktivitas, juga perlu ada anggaran,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sumenep, Syamrawi menambahkan, tim Tagana kurang ideal. Ditambah lagi dengan kekurangan jumlah personel.

“Kurangnya personel dapat menghambat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. Makanya perlu ada penambahan tim,” pungkasnya.(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Raudatul Fitrah

Komentar