oleh

Kios Diduga Sengaja Timbun Pupuk Jatah Kelompok Tani

SUMENEP (PortalMadura) – Kebutuhan pupuk dikalangan petani Sumenep, Madura, Jawa Timur hingga kini belum terpenuhi. Pasalnya, setelah kelompok tani hendak menebusnya di kios pupuk sering tidak ada, padahal dari distributor sudah disuplai.

“Kami beberapa kali datang ke kios pupuk, tapi jawabannya selalu tidak ada dan belum dikirim dari distributor, tapi setelah kami datangi distributornya ternyata sudah dua kali dikirim selama musim tanam padi ini,” kata Rahem, anggota salah satu kelompok tani di Kecamatan Manding, Kamis (09/01/14).

Dia menduga, pupuk yang sudah didistribusikan dari distributor itu sengaja ditimbun atau dijual ke kelompok lain dengan harga yang lebih mahal sehingga kelompok tani yang menjadi tanggungjawab kios itu tidak dapat bagian.

“Kami menduga ada permainan kios, kalau tidak ditimbun ya dijual kekelompok lain dengan harga yang lebih tinggi,” tudingnya.

Dia menegaskan, setiap musim tanam, kelompok tani yang memiliki 20 orang anggota itu membutuhkan pupuk sebanyak 4 ton, namun hingga sekarang masih baru 3 ton yang terpenuhi, jadi tinggal 1 ton yang belum terealisasi.

“Kalau ini dibiarkan, kami tidak bisa memenuhi kebutuhan pupuk atas tanaman padi. Bisa jadi gagal panen,” ungkapnya.

Pihaknya meminta, pemerintah segera bertindak dalam hal ini. Pengawasan dari pemerintah perlu ditingkatkan sehingga distribusi pupuk benar-benar tepat sasaran.

“Pengawasannya juga perlu ditingkatkan, jangan hanya didistribusikan. Tanpa ada pengawasan ketat, distribusi pupuk ini akan berjalan tidak mulus,” pungkasny. (arif/htn).


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.