oleh

KLM Laksana Angkut 35 Ton Solar Cell Tenggelam di Perairan Raas Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Kapal layar motor (KLM) Laksana yang dinahkodai Abdullah (56) tenggelam di 3 mil laut arah Tenggara perairan Desa Gua-gua, Kecamatan Raas, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kapal milik Arifin, warga Arjasa, Kangean ini berangkat dari pelabuhan Panarukan, Situbondo tujuan Sapeken, Sumenep dengan mengangkut solar cell milik pemerintah seberat 35 ton.

iklan pilbup

“Pihak nahkoda sendiri yang melaporkan hari ini ke Kantor Syahbandar Raas,” terang Babinsa 0827/21 Koramil Raas, Sumenep, Sertu Eko Subiyantoro, dalam rilisnya, Senin (3/6/2019).

Nahkoda dan 4 anak buah kapal (ABK) dalam kondisi selamat.

Kapal dengan gross tonnage (GT) 28 itu, berangkat dari Panarukan, Situbondo pada hari Sabtu, 1 Juni 2019, sekitar pukul 09.00 WIB.

Keesokan harinya, Minggu, 2 Juni 2019 sekitar pukul 03.00 WIB dihamtan ombak besar di perairan Desa Gua-gua, Raas, Sumenep hingga mengalami kerusakan berat pada kapal.

Kondisi cuaca yang semakin buruk akhirnya kapal tenggelam dengan muatannya. “Nahkoda berserta empat ABK-nya menyelamatkan diri dengan menggunakan life jacket dan jerigen diikatkan ke badannya,” katanya.

Nahkoda dan 4 ABK KLM Laksana akhirnya ditemukan oleh seorang nelayan setelah sempat terombang-ambing di lautan lepas selama 18 jam.

Nelayan yang menemukan itu, Busamma, warga Dusun Pulau Aeng Desa Brakas, Kecamatan Raas, Sumenep. “Nelayan ini melakukan evakuasi dan mendapat pertolongan pertama di rumahnya hingga akhirnya di laporkan ke pihak Syahbandar Raas,” urainya.

Nama-nama ABK KLM Laksana

Abdullah (56), sebagai nahkoda. Adapun ABK-nya, Ikram (20), Ferdi (16), Azhari (23), Bayong (30). Semuanya warga Dusun Ujung, Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Sumenep.

“Dua ABK diantaranya, Azhari dan Bayong dalam kondisi sakit,” tutupnya.(*)

Penulis : Hartono
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar