oleh

Komisi B : Pemkab Harus Tanggap Sikapi Tanaman Padi Kena Banjir

PortalMadura.Com, Sumenep – Komisi B DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur berharap pemerintah daerah setempat lebih tanggap melihat kondisi tanaman padi yang terkena banjir.

Petani harus mendapatkan bantuan jika tanaman padinya mati akibat banjir.

“Pemerintah jangan hanya mendata korban banjir, berupa rumah tergenang air dan rumah rusak, tapi petani yang padinya mati itu harus dipikirkan juga,” terang Bambang Prayogi, anggota Komisi B, DPRD Sumenep, Senin (2/2/2015).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, jika memang tanaman padi itu mati, para petani berhak mendapatkan bantuan berupa bibit baru untuk menanam kembali.

“Kalau harus membeli sendiri, berapa kerugian yang harus petani tanggung, sementara semua harga kebutuhan sekarang sudah naik,” ucapnya.

Bambang menegaskan, dinas terkait juga harus peka melihat kondisi petani yang saat ini diterpa musibah banjir. Sebab, sebelum banjir mereka sudah disulitkan dengan pupuk.

“Petani jangan tersiksa terus menerus, setelah kesulitan mencari pupuk, terus korban banjir tidak dapat bantuan,” katanya.

Sebelumnya, sedikitnya 80 hektar tanaman padi tergenang banjir di dua desa yakni Nambakor, kecamatan Saronggi dan Desa Patean, Kecamatan Batuan, Sumenep. (arifin/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE