oleh

Komisi I Sidak Tes CPNS Yang Gunakan Sistem CAT

PortalMadura.Com, Pamekasan – Komisi 1 DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar sidak pelaksanaan tes CPNS ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada saat test berlangsung yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), Senin (8/12/2014) .

Ismail SHI, Ketua Komisi 1 DPRD Pamekasan mengatakan, meskipun sudah memakai system komputerisasi, ternyata masih banyak orang yang percaya terhadap ulah para calo untuk bisa meluluskan CPNS itu. Padahal sistemnya sudah jelas dan tidak bisa dimanipulasi.

“Informasi itu yang masih dipermainkan oleh sebagain orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal setelah selesai test hasilnya itu langsung keluar dan bisa dilihat,” katanya, usai sidak.

Ismail menjelaskan, dalam kriterianya juga sudah jelas bahwa ada nilai ambang batas tes yang harus dilalui oleh semua peserta. Sehingga apabila peserta tidak bisa sampai pada ambang batas nilai yang telah ditentukan maka sangat besar kemungkinannya tidak akan lulus.

“Ada tiga krtiteria ambang batas nilai itu, pertama karakteristik pribadi dengan nilai ambang batas 126, kemudian test intelegensi umum dengan nilai ambang batas 75, serta wawasan kebangsaan harus mencapai 70,” jelasnya.

Semua kriteria itu, lanjut politisi Demokrat ini, semua peserta harus melaluinya dengan baik dan benar. Sehingga jika ada orang yang mengaku bisa merubah hasil test itu, semua itu dinilai omong kosong dan bohong.

“Jadi, jangan sampai percaya pada siapapun jika ada yang mengatakan bahwa hasil tes CPNS itu bisa dirubah, itu tidak benar dan hanya mencari kesempatan untuk menipu,” tegasnya.

Adapun peserta tes CPNS di Pamekasan diikuti oleh 3.595 orang, sedangkan yang akan diambil hanya 43 orang dari semua formasi yang dibutuhkan. Adapun tes CPNS itu sendiri akan berlangsung hingga 12 Desember. (reiza/htn)


Komentar