Komunitas Perupa Sampang Gelar Pameran Seni Rupa Olle Ollang ke-7

Penulis: RafiEditor: Hartono
Komunitas Perupa Sampang Gelar Pameran Seni Rupa Olle Ollang ke-7
Pameran karya seni rupa (Rafi @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sampang – Komunitas Perupa Sampang (KPS), Madura, Jawa Timur, memperagakan atau mengekspresikan suatu coretan dengan memamerkan karya seni rupa dalam tema besar Olle Ollang ke-7.

Pameran seni rupa Olle Ollang, menjadi kegiatan rutin yang dilakukan setiap tanggal 26 Agustus dengan melibatkan seluruh anggota pelaku seni dari Komunitas Parupa Sampang.

Ketua KPS Chairil Alwan menyampaikan, pameran seni rupa Olle Ollang bukan tanpa cerita semata. Namun, ada sejarah dari sosok ulama yang dijuluki sang pejuang dalam membudayakan dan mewujudkan banyak karya seni rupa.

Disebutkan, sang pejuang yaitu pengasuh Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk Sampang, almarhum KH. Sholahur Rabbani Busiri. Sosok ulama itu, sangat berjasa dan membesarkan Komunitas Perupa Sampang serta mampu mencetak generasi pelaku seni.

“Kami bersama segenap anggota murni untuk mengenang jasa sang pejuang kesenian yang ditanamkan kepada teman-teman KPS,” ujarnuya, Sabtu (27/8/2022).

Menurutnya, seni mengajarkan banyak hal dan jika dibenturkan dengan berbagai persoalan dapat menemukan suatu keindahan melalui karya seni rupa yang diekspresikan para pelaku seni.

“Menemukan keindahan menjadi sebuah kebenaran. Hal ini, dibuktikan melalui masing-masing pameran karya yang berangkat dari sebuah persoalan,” jelasnya.

Sisi kehidupan, kata Alwan, seni mengajarkan kehidupan tetap melekat dengan kelebihan dan kekurangan, serta mengkritik persoalan kondisi sosial, politik, berokrasi atau pemerintahan.

“Mengkritik apapun tidak akan pernah sakit hati bahkan menemukan kebenaran. Setelah menjumpai, karya seni rupa menceritakan banyak hal, para pengunjung bisa menyimpulkan bahwa hidup bisa menemukan keindahan dan berperilaku lebih baik,” lanjutnya.

Pelaku seni dalam pameran seni rupa Olle Ollang, melibatkan 22 seniman Sampang dari kalangan siswa, mahasiswa guru dan lima kiai. “Jenis karya seni rupa, yaitu lukisan realis, lukisan kontemporer, sketsa, dan instalasi. Semuanya, ada sekitar 65 karya yang dipamerkan,” ungkapnya.

Keluarga besar KH. Sholahur Rabbani Busiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk Sampang, KH. Itqon Bushiri mengapresiasi dan bangga terhadap KPS yang tetap eksis mengungkap dengan menunjukkan karya seni rupa terhadap publik.

“Seluruh anggota KPS betul-betul ingat pada jasa-jasa almarhum Sholahur Rabbani dan tetap mengenan, mengungkap melalui pameran seni rupa Olle Ollang selama lima hari ke depan,” tuturnya.

Pihaknya berharap, KPS dapat mencetak kader atau generasi pelaku seni sehingga dapat melanjutkan jasa-jasa almarhum Sholahur Rabbani dan menjadi motivasi untuk terus berkarya serta memberikan pelajaran penting terhadap masyarakat.

“Kesenian itu, termasuk seni rupa atau gambar pasti menceritakan segala hal yang berkaitan dengan kehidupan sosial ataupun masyarakat bahkan untuk birokrasi pemerintah supaya lebih baik,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.