oleh

Kondisinya Batuk, Pilek, Ada Sesak, 4 Warga Masalembu Datang dari Daerah Terpapar Corona

PortalMadura.Com, Masalembu – Empat warga Desa Masalima, Kecamatan/ Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami batuk, pilek dan ada sesak.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pulau Masalembu, M. Haedar S, kepada wartawan, Minggu (29/3/2020) malam.

“Ada batuk, pilek, ada sesak. Dan sesaknya mulai membaik. Saya lebih curiga (corona, red), ya karena mereka datang dari perjalanan,” katanya via telepon.

Empat orang tersebut dua wanita dan dua pria yang umurnya berkisar antara 45-50 tahun. “Satu suami-istri, kalau yang satunya bukan, tapi masih bertetangga,” terangnya.

Mereka pulang dari Kuala Lumpur, Malaysia lewat jalur udara dan turun di Surabaya.

Cerita yang disampaikan kepada petugas medis, selama di pesawat sempat ngobrol dengan orang yang mengaku dicurigai terjangkit virus corona.

Berawal dari riwayat perjalanan dan kondisi yang dialami empat warga tersebut, pihaknya meminta agar melakukan isolasi diri di rumah.

“Empat warga itu dalam pengawasan kami. Untuk isolasi di Puskesmas tidak mungkin, tidak ada ruang atau tempat isolasi,” ungkapnya.

Keberadaan orang tersebut, kata dia, sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Sumenep. “Kalau Orang Dalam Pemantauan (ODP) ya sudah jelas. Kalau PDP kami tidak punya alat, kecurigaan saja,” ujarnya.

Hingga saat ini, warga yang pulang dari rantau ke Masalembu lebih dari 200-an orang. Mereka dari Jakarta, Bali, Sumatera dan Surabaya. “Yang jelas, mereka datang dari daerah terpapar,” sebutnya.

Tak Punya Alat Pelindung Diri

Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pulau Masalembu, Sumenep, M. Haedar S, mengeluhkan dengan tidak adanya Alat Pelindung Diri (APD).

Selama menjalankan tugas medis untuk melakukan pencegahan virus corona atau Covid-19 hanya menggunakan masker dengan kondisi terbatas.

“Kami belum punya APD yang maksimal. Kami hanya punya masker,” katanya.

Dalam kondisi serba terbatas, pihaknya berharap ada stok APD yang dikirim dari Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep ke Masalembu.

“Bagaimana pun kita harus kerja maksimal, tapi kalau tidak ditunjang oleh APD ya gak bisa maksimal,” ucapnya.

Pihaknya mengaku jika Tim Satgas Covid-19 tingkat Kabupaten Sumenep menyarankan agar mewaspadai semua warga yang datang dari rantau.

“Ya, kami segera melakukan screening sebagai tindakan awal. Kalau hasilnya memang harus dirujuk ya dirujuk, tapi kan tidak mungkin segera karena jarak,” pungkasnya.(*)

Baca Juga : Tidak Lockdown, Sumenep Sterilisasi Pintu Masuk Darat & Laut

Penulis : Hartono
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar