oleh

Koperasi Menjadi Pondasi Perekonomian Daerah

PortalMadura.Com, Sumenep – Keberadaan koperasi dinilai menjadi pondasi perekonomian disuatu daerah. Sehingga para pelaku koperasi harus mampu mengembangkan usaha demi terwujudnya kesejehteraan anggota dan masyarakat sekitar.

Hal itu diungkapkan Bupati Sumenep, A Busyro Karim pada kegiatan rapat anggota tahunan (RAT) XI tahun buku 2014, KJKS BMT NU Gapura di Graha Adipodai, Senin (23/2/2015).

“Prestasi yang diraih Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT NU Gapura, jangan sampai membuat terlena dan merasa puas dengan apa yang capai, tetapi harus tetap meningkatkan kualitas maupun kuantitas koperasi itu sendiri,” tegas Busyro.

Orang nomor satu di Sumenep ini mengutip pernyataan para ahli ekonomi Indonesia, bahwa salah satu kelemahan ekonomi Indonesia adalah rendahnya inovasi dari masyarakat.

“Hal itu jangan sampai terjadi, khususnya dilingkungan BMT NU Gapura ini,” ujarnya.

Menurut dia, pengelolaan koperasi harus terus dilakukan secara transparan, profesional, obyektif dan logis. Jika sebuah organisasi sudah tidak dikelola dengan prinsip seperti kebersamaan, maka tidak akan mengalami kemajuan.

Pihaknya berjanji, akan terus berupaya secara maksimal untuk meningkatkan usaha kecil menengah (UKM) dan Koperasi lewat program yang telah dilakukan maupun yang akan dilakukan ditahun mendatang.

Secara kuantitas, jumlah koperasi di Sumenep meningkat. Pada tahun 2010 masih berjumlah 782 unit, namun pada tahun 2014 telah meningkat menjadi 1.275 unit, atau 5,5 persen dari jumlah koperasi di Jawa Timur, dengan jumlah anggota mencapai 70.200 anggota lebih.

Sedangkan secara kualitas, dari berbagai prestasi koperasi di Sumenep dalam beberapa tahun terakhir. Sejak tahun 2012, Sumenep telah meraih 12 penghargaan koperasi, baik ditingkat regional maupun nasional.(rls/htn)


Komentar