oleh

Korban Ledakan Petasan Masih Menjalani Perawatan Intensif

PortalMadura.Com, Sumenep –  Jumaati (40), warga Dusun Toggung, Desa Dasuk Timur, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Madura, Jawa Timur yang menjadi korban ledakan petasan masih terbaring di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Moh Anwar Sumenep.

Meski sebagian lukanya sudah terlihat kering, namun pihak rumah sakit belum memperbolehkan pulang. “Luka dibagian perut dan lengannya masih belum sembuh total, sehingga petugas rumah sakit belum mengijinkan pulang,” kata Fauzan (23), cucu korban, Minggu (21/2/2015).

Jumaati menjadi korban ledakan petasan, Sabtu (14/2/2015) di rumahnya sendiri, setelah suaminya, Hafid (55) membuat petasan untuk menakut-nakuti burung di lahan pertaniannya. Hafid meninggal beberapa saat di rumah sakit setelah kejadian tersebut. (baca : Korban Ledakan Petasan Masuk Dalam Daftar CJH 2017)

Menurut Fauzan, selain alasan lukanya belum sembuh, kondisi kejiwaan korban juga belum stabil. “Kalau keluarga menginginkan cepat pulang, tapi analisa pihak tenaga medis, disarankan tetap dirawat di sini (rumah sakit, red),” ujarnya.(udin/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE