Korban Pembacokan Masih di Rawat Intensif di Rumah Sakit

Avatar of PortalMadura.Com
Korban Pembacokan Masih di Rawat Intensif di Rumah Sakit
ilustrasi

PortalMadura.Com, – Korban , Rosidi (35) warga Dusun Nong Bunter, Desa Sentol, Kecamatan , Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit daerah, Moh Anwar. Namun, kondisinya sudah mulai membaik.

“Korban saat ini masih dirawat di rumah sakit. Kondisinya sudah mulai membaik, tapi masih belum boleh pulang karena masih lemas, kan kemarin darah yang keluar sangat banyak,” kata Junaidi, kakak ipar korban, Sabtu (30/4/2016).

Korban terkena bacok ditangan kirinya saat mengejar yang mencuri dua ekor sapi di dusun tetangga yakni dusun Sabidak, Desa Pragaan. Pemilik sapi berteriak maling, mendengar teriakan itu, korban bersama temannya, Rifa’i mengejar maling kearah timur. Setelah dikejar, korban bertemu 5 orang kawanan yang diduga maling sapi tersebut.

“Saat berpapasan, seorang diantaranya melepas bondet, untung tidak kena, hanya percikannya mengenai temannya, tapi tidak sampai luka,” ujarnya bercerita.

Ia memaparkan, korban sempat berkelahi satu lawan dua, karena ada salah satu dari 5 kawanan maling itu hampir kewalahan, teman lainnya melepas bondet lagi.

“Saat itu, korban menoleh, melihat ledakan bondet itu. Saat menoleh, pelaku langsung menyabetkan celuritnya kearah korban, akhirnya kena tangan kirinya, kemudian pelaku langsung kabur,” jelasnya.

Setelah kejadian, keluarga korban langsung melapor ke Polsek setempat. Kemudian ada dua kompi polisi mendatangi rumah yang diduga pelaku pembacokan tersebut. “Namun, pelaku rupanya sudah kabur duluan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanudin menyampaikan, pembacokan yang terjadi pada sekitar pukul 03.00 Wib (Jumat, 29/4/2016) itu sudah dalam penanganan Polres Sumenep. “Kasus itu sedang dalam penanganan kami,” ucap Hasanudin. (arifin/choir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.