oleh

Korupsi Program Tanam Tebu Rp 27 M, Gerpas Datangi Kejari

PortalMadura.Com, Sampang – Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Peduli Sampang (Gerpas), Madura, Jawa Timur menyatakan dukungan atas komitmen Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat untuk membidik dan menuntaskan kasus dugaan penyelewengan dana program pengembangan penanaman tebu pada tahun anggaran 2013.

Program dengan dana yang dialokasikan dari APBN sebesar Rp.27 miliar tersebut disinyalir ditilep oleh beberapa oknum yang saat ini statusnya masih dalam tahap penyelidikan pihak Kejari Sampang.

Sekjen Ormas Gerpas Sampang, Adi Putra menjelaskan, selain mendukung langkah-langkah hukum yang dilakukan oleh Kejari, juga ingin mengkomunikasikan penemuan-penemuan Gerpas dengan temuan-temuan yang dimiliki oleh Kejari dalam menangani kasus tersebut.

“Ingin menyandingkan data kami dengan data Kejari, sehingga bisa menguatkan indikasi penyelewengan bantuan tebu itu,” ujarnya.

Sementara, Kepala Kejari (Kajari) Sampang Abdullah menjelaskan, penanganan kasus korupsi bantuan tanaman tebu tersebut sudah masuk dalam tahap penyelidikan akhir. Pasalnya, sudah terdapat sekitar tiga puluh orang yang dimintai keterangan oleh tim penyelidik Kejari untuk menggali kasus penyelewengan dana tebu tersebut.

“Tiga puluh orang yang sudah kami panggil itu, diantaranya dari kelompok tani (poktan), penerima bantuan bahkan dinas terkait,” urainya.

Pihaknya berjanji akan segera menaikkan proses kasus dugaan penyelewengan bantuan tersebut ke tahap penyidikan. Sebab, sudah terdapat dua alat bukti yang kuat untuk menaikkan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

“Kami sudah memiliki dua alat bukti yang bisa dinaikkan, namun untuk lebih meyakinkan, kami masih akan terus menggali bukti-bukti lain, karena ini kasus besar mas. Jadi tidak bisa keburu-keburu menaikkan,” dalihnya.

Dalam kasus ini, Kejari Sampang telah melakukan pemeriksaan terkait program penanaman tebu tahun 2013. Tiga orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dishutbun Sampang sudah diperiksa, salah satu di antaranya adalah kepala dishutbun Singgih B.(lora/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.