oleh

KPS Gelar Pameran Seni Rupa di Hutan Jati Sampang

PortalMadura.Com, Sampang – Komunitas Perupa Sampang (KPS), Madura, Jawa Timur, menggelar pameran lukisan “Olle Ollang” Sang Pejuang 6 dengan dikemas lebih menarik dan inovatif.

Lokasi pameran seni rupa itu, bertempat di alam terbuka, yakni hutan jati di Jalan Pajudan, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota Sampang.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

“Kegitan ini, lebih menarik, inovatif dan memberikan wawasan terhadap rekan seniman dan masyarakat yang memberikan apresiasi karya seni rupa,” ujar Ketua KPS, Chairil Alwan, Senin (30/8/201).

Ada sejarah tertentu pada pagelaran pameran seni rupa yang dilakukan para anggota KPS dengan tema “Olle Ollang” Sang Pejuang 6.

In memoriam budayawan, Sang Pejuang 6 adalah sosok ulama sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk Sampang, yaitu almarhum KH. Sholahur Rabbani Busiri yang menjadi salah satu seniman dan petinggi KPS.

“Pameran yang kami lakukan di alam terbuka atau hutan jati, secara khusus mengenang Sang Pejuang Enam yang telah membesarkan nama KPS dan mendorong pelaku seni budaya terus produktif di wilayah Sampang,” imbuhnya.

Sebelum menyaksikan pameran seni rupa, pihaknya bersama seluruh anggota KPS menjalankan ziarah kubur ke makam Alm. KH. Sholahur Rabbani Busiri.

Alwan mengakui, pameran seni rupa “Olle Ollang” Sang Pejuang 6 menjadi agenda rutinitas setiap bulan Agustus.

Karya seni rupa yang dipamerkan dan mengenang “Olle Ollang” Sang Pejuang 6 tersebut, sedikitnya ada sekitar 50 karya lukisan.

Pelaku budaya yang terlibat pada pameran yang digelar KPS, yakni pelajar, santri, mahasiswa, masyarakat umum, guru, jurnalis, dan tokoh kiai.

“Pelaku seni rupa maupun pengunjung dapat merasakan, jika karya lukisan sangat penting dan sebagai wujud ekspresi yang memberikan inspirasi terhadap semua kalangan sampai pemerintahan,” ujarnya.

Selama pagelaran pameran seni rupa berlangsung, pihaknya mendapat dukungan kerja sama dari Karang Taruna (Katar) Pemuda Sumber Jati (PSJ) Kelurahan Banyuanyar.

Mereka bukan hanya fokus pada pagelaran pameran seni rupa. Namun, tetap memerhatikan protokol kesehatan (Prokes) guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) dengan memakai masker, menjaga jarak sosial antar pengunjung, menyediakan tempat suci, dan handsanitizer.

Demi mendukung pemerintah, Alwan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mematuhi dengan menerapkan prokes sebagai upaya menekan penularan Covid-19 di wilayah Sampang.

“Sesuai kebijakan pemerintah pada masa pandemi Covid-19, acara kami tetap memerhatikan dengan mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar