oleh

Kritisi Bunga Bangsa, Demo Mahasiswa Tak Ditemui Bupati

PortalMadura.Com, Pamekasan – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (Kapak) dan Satuan Aksi Mahasiswa Revolusi (Samar) melakukan aksi unjuk rasa ke kantor bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (1/12/2015).

Massa aksi mempertanyakan program bupati ngajak bangun desa (Bunga Bangsa) yang diklaim sebagai program unggulan kepemimpinan Achmad Syafii dan Kholil Asy’ari (Asri). Padahal menurut mereka, kegiatan itu tidak nampak manfaatnya kepada masyarakat.

“Program bunga bangsa ini tidak ada manfaatnya kepada masyarakat. Buktinya, antara sebelum dan sesudah didatangi bupati, desa itu tidak ada perkembangan. Sehingga, program ini hanya sebagai program pencitraan semata,” tuding salah satu orator aksi, Hakim.

Menurutnya, sebagai pemimpin seharusnya memiliki inovasi dalam membangun daerah. Tidak hanya sebatas program yang bersifat seremonial dan menghabiskan anggaran hingga puluhan juta.

“Kami tidak akan turun ke jalan mana kala realisasi di lapangan jelas dan bermanfaat. Namun, nyatanya masyarakat hanya dimanfaatkan dengan program itu,” tegasnya.

Hakim meminta, para wakil rakyat dapat mengevaluasi program tersebut guna menumbuhkan perekonomian masyarakat. Tidak membiarkan program itu berjalan tanpa efek positif di tengah masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Alwi Beiq menyampaikan terimakasih atas aspirasi yang disampaikan mahasiswa tersebut. Dirinya menjadi utusan bupati Achmad Syafii untuk menemui peserta aksi.(Marzukiy/har)


Komentar