Kronologi Nelayan Sumenep Hilang hingga Terhempas ke Situbondo

Penulis: HartonoEditor: Hartono

PortalMadura.Com, – Seorang nelayan, Wardi (68) warga Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura, dilaporkan hilang, pada pukul 12.15 WIB, Kamis (27/10/2022), di perairan Pulau .

Korban menggunakan perahu tradisional fiber berkatir milik pribadi. Ia berangkat untuk memancing ikan dari pantai Dusun Dadap, Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, pukul 16.00 WIB, Rabu (26/10/2022).

Kasi Humas AKP Widiarti S menjelaskan, korban berangkat bersama tiga nelayan lain, Mohabi, Asmari dan Matderi dengan menggunakan perahu miliknya masing-masing.

Mereka sepakat untuk mencari ikan di lokasi berbeda. Korban bersama dengan Mohabi memancing ikan di perairan Pulau Gili Labak. Sedangkan Asmari dan Matderi memancing ikan di sekitar Migas Santos.

Pada pukul 22.00 WIB, cuaca mulai kurang bersahabat, ombak besar dan mengancam keselamatan mereka. Korban dan Mohabi bergegas pulang menuju pantai Dusun Dadap, Desa Bringsang.

Mohabi tiba di bibir pantai pada pukul 23.00 WIB. Sedangkan korban tidak terlihat. Keesokan harinya, hingga pukul 06.00 WIB, Kamis (27/10/2022) korban tetap tidak diketahui keberadaannya.

Pencarian korban mulai dilakukan. Pada pukul 13.00 WIB, warga bersama anggota Kepolisian Polsek Giligenting serta Pemerintah Desa Bringsang melakukan pencarian dengan menggunakan perahu tambangan, namun tidak membuahkan hasil.

tersebut akhirnya dilaporkan kepada para pihak sekitar pukul 14.10 WIB. Petugas gabungan yakni Tim SAR, Sat Polairud Res Sumenep, BKO KP X-1037 Ditpolairud Polda Jatim dan Polsek Giligenting memperluas wilayah pencarian korban.

Pada pukul 15.14 WIB, tim gabungan mendapat kabar bahwa korban yang dilaporkan hilang telah pulang dengan selamat ke rumahnya.

Terhempas hingga Perairan Situbondo

Widiarti menjelaskan, perahu tradisional fiber berkatir milik korban yang digunakan untuk memancing ikan di perairan Pulau Gili Labak mengalami trouble dan mati mesin.

Akibatnya, perahu korban terhanyut hingga ke perairan Tenggara Pulau Gili Raja, Kecamatan Giligenting, Sumenep atau hampir mendekati Perairan Kabupaten Situbondo.

Untungnya, korban masih mampu mengendalikan perahunya hingga kembali pulang dengan selamat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.