oleh

Kronologi Sales Rokok Bentoel Jadi Korban Perampokan di Sampang

PortalMadura.Com, Sampang – Najib, warga Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dan Taufik warga Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengaku jadi korban perampokan di wilayah hukum Kabupaten Sampang.

Keduanya ditemukan warga sekitar pukul 15.30 WIB, Sabtu (18/4/2020) di pantura Sampang, tepatnya di dekat jembatan Monduweh, Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Saat ditemukan dalam kondisi tangan diikat dan tak sadarkan diri akibat dugaan obat bius.

Informasi yang digali PortalMadura.Com menyebutkan, keduanya berangkat dari Kabupaten Pamekasan sekitar pukul 9:00 WIB melewati jalur selatan dengan mengemudikan jenis Cool Deasel bernopol L 9787 GM warna silver. Tujuannya hendak mengedarkan rokok Bentoel.

Sampai di jalan raya Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, kendaraan korban dipepet lalu diberhentikan oleh pengemudi mobil Avanza warna hitam.

Saat menepi ke pinggir jalan, korban diancam dengan menggunakan alat sejenis senjata api (senpi). Situasi arus lalu lintas di tempat kejadian perkara (TKP) sedang sepi.

Lalu, kedua korban diminta turun dari mobilnya dan digiring masuk ke kendaraan mobil Avanza dengan posisi tangan diikat dan mata ditutup.

Belum terungkap apa yang terjadi saat kedua korban berada di dalam mobil Avanza tersebut.

Sekitar pukul 15.30 WIB korban ditemukan tak sadarkan diri dengan kondisi tangan diikat di wilayah pantura Sampang, dekat jembatan Monduweh, Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Warga yang menemukan kedua korban membawanya ke Puskesmas terdekat.

“Korban dalam kondisi shok,” kata Kapolsek Ketapang, Sampang, Iptu Budi Purnomo, pada PortalMadura.Com.

Kedua korban saat ini ada di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Batu Lenger, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang sedang menjalani pemulihan kondisi kesehatannya.

“Barang milik korban tidak ada yang selamat. Kendaraan korban dibawa lari pelaku,” pungkasnya.(*)

Penulis : Rafi
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar