oleh

Kuliah Kebangsaan, MH. Said Abdullah : NU dan Muhammadiyah Harus Paling Depan

PortalMadura.Com, Sumenep – Anggota DPR RI asal daerah pemilihan (dapil) Madura, MH. Said Abdullah mengisi kuliah umum kebangsaan di STKIP PGRI Sumenep, Sabtu (29/2/2020).

Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan, untuk menangkal radikalisme peranan organisasi kemasyarakatan terbesar yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dinilainya sangat tepat dan harus terdepan.

“Pesan saya kepada kawan-kawan dan pemangku kepentingan, khususnya NU dan Muhammdiyah, ayo bersama-sama tampil di depan untuk melawan sikap-sikap radikalisme,” katanya.

Selama ini, kecepatan informasi yang kadang tidak sempat mendapat perhatian akan merusak tatanan negara. Maka, semua pihak harus memperkuat persatuan untuk kegotongroyongan.

“Dalam konteks Madura, adalah dalam naungan ahlussunah wal jamaah. Kita tidak punya daya di luar itu,” tandas Said.

Dalam konteks milenial adalah bicara Pancasila. Dari sini harus ada tindakan dari kaum elit berupa keteladanan.

“Konkret menunjukkan keteladanan itu dalam setiap tindakan politik, baik ekonomi, pembangunan sosial dan ketahanan, dan lain-lain. Itu, namanya bagian dari tindakan ideologi. Tanpa itu kita berat,” ungkapnya.

Kenapa? “Karena semangat radikalisme dan intoleransi semakin gencar,” tandas Said.

Satu hari sebelumnya, Jumat (28/2/2020), MH. Said Abdullah juga meresmikan Masjid Fathimah Binti Said Gauzan, di Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Sumenep, Madura. Masjid tersebut, dibangun dari dana pribadinya.(*)

Penulis : Hartono
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar