oleh

Kuras Anggaran Rp2 Miliar Lebih, Videotron Baru Nyumbang PAD 7 Juta Rupiah

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari media promosi berupa dua videotron milik Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur jauh dari harapan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Taufiqurrahman, menjelaskan, hitungan PAD hingga bulan Juli 2017 dari videotron itu hanya Rp7 juta.

“Angka itu memang jauh dari yang ditargetkan sebesar Rp25 juta pertahun,” katanya, Rabu (2/8/2017).

Kondisi tersebut disikapi serius oleh Ketua Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Apik.

“Angka 25 juta rupiah tersebut masih jauh dari nilai pengadaan videotron yang mencapai angka 2,6 miliar rupiah lebih,” kata Apik.

Menurutnya, videotron itu produk yang tak menghasilkan, jika Rp25 juta pertahun maka dalam jangka 10 tahun totalnya hanya Rp250 juta.

Politikus Partai Nasdem tersebut juga menyayangkan PAD yang minim dari dua videotron di selatan monumen Arek Lancor dan di depan gedung Bappeda itu. Berdasarkan hitungan matematika, dalam jangka 20 tahun hanya bisa menyumbang PAD sebesar Rp500 juta.

“Itupun kalau belum rusak,” sesalnya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar dinas terkait mampu bekerja lebih intens agar sumbangan pada PAD tidak hanya terkesan membuang anggaran.

“Kalau 100 juta rupiah pertahun itu masih lumayan,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Diskominfo, Pamekasan, M Bahrun mengatakan videotron milik pemkab memang sudah dikomersialkan dengan prosentase 60 untuk komersial dan 40 persen untuk kegiatan pemkab.

Namun sejauh ini kontribusi dari pihak komersiall masih sangat minim. “itu memang sudah dikomersialkan dan perbuonya saya lupa,” dalihnya. (Hasibudin/Putri)


Komentar