Ladies, Ingin Daur Ulang Produk Kecantikan Anda? Lakukan 6 Cara Cerdas Ini

  • Bagikan
produk kecantikan
ilustrasi

PortalMadura.Com – Bagi kebanyakan wanita makeup merupakan hal wajib yang digunakan untuk menunjang penampilan. Sehingga, seringkali mereka memiliki banyak produk kecantikan yang beberapa di antaranya tidak pernah dipakai.

Oleh karena itu, jika produk kecantikan yang dimiliki terlalu banyak dan membuat Anda bingung memakainya, ada beberapa tips cerdas mendaur ulang produk kecantikan agar bisa digunakan kembali. Penasaran seperti apa?.

Berikut caranya:

Gunakan Cairan Eyeliner untuk Menggambar Kuku
Beberapa orang bahkan menggunakan produk kecantikan ini untuk memperbaiki kesalahan cat kuku Anda yang berwarna gelap.

Gunakan Maskara sebagai Alis
Jika Anda memiliki rambut yang benar-benar berwarna hitam, hal ini tentu bisa dilakukan. Gunakan maskara Anda untuk membentuk atau menggambar alis.

Gunakan Primer untuk Memperbaiki Eyeliner
Seringkali Anda melakukan kesalahan saat membuat eyeliner, namun sekarang kesalahan ini bisa diperbaiki dengan primer. Selain itu, produk kecantikan ini juga bisa digunakan untuk membersihkan lipstik cair.

Basahi Eyeshadow untuk Dijadikan Sebagai Bronzer di Hari yang Panas
Bronzer tahan air bisa didapatkan dari eyeshadow Anda selama musim panas. Tentu saja, tidak akan retak atau berminyak seperti bronzer pada umumnya.

Ubah Lipstik Anda dengan Eyeshadow
Anda juga ternyata dapat menggunakan eyeshadow untuk menggantikan lipstik. Lipstik cair, eyeshadow, dan lip balm adalah kombinasi terbaik untuk mendapatkan warna bibir bertahan sepanjang hari.

Gunakan Primer Eyeshadow untuk Mengatasi Kacamata yang Licin
Primer eyeshadow bisa digunakan untuk menghentikan kacamata yang terlalu licin, agar tidak mudah meluncur melewati hidung. Jadi, apa saja yang telah Anda lakukan untuk mendaur ulang produk kecantikan?. (liputan6.com/desy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.