oleh

Laka Laut, Nelayan Batang-Batang Berharap Pemerintah Daerah Peduli

PortalMadura.Com, Sumenep – Nelayan Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Madura, Jawa Timur berharap pemerintah daerah peduli dengan peristiwa kecelakaan laut (Laka Laut) yang menimpa 16 orang nelayan saat mencari ikan di perairan Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Sumenep.

“Pasca perahunya ditabrak kapal tak dikenal, para nelayan itu tidak beraktivitas. Saat ini, mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang sehari-harinya memang melaut,” kata Hanafi, salah seorang tokoh pemuda Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Jumat (21/11/2014).

Ia berharap, pemerintah daerah peduli dengan kondisi nelayan yang mengalami musibah tersebut. Sebab, untuk memperbaiki perahunya membutuhkan biaya cukup besar. “Harga perahu itu (jenis porsein), kisaran 350 juta rupiah. Kondisi perahunya rusak parah, karena badannya pecah,” terangnya.

Kini, PLM Karmila milik H. Juhri, warga Desa Legung Timur tersebut tidak dapat dipergunakan lagi untuk mencari ikan setelah ditabrak kapal besar di perairan Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Kamis (20/11/2014) pukul 00.25 Wib. Perahu Ditabrak Kapal

Saat kejadian, 16 orang nelayan (termasuk ABK) menebar jaring (nyancang, istilah warga) di perairan Desa Badur, tiba-tiba ada kapal yang menabrak. Ke 16 orang nelayan tersebut berhamburan ke laut. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sedangkan kapal yang menabrak menuju ke arah timur, tidak memberi pertolongan.(htn)

Komentar