oleh

Lapor Polisi, Warga Hanya Terima Dana PSKS Rp200 Ribu

PortalMadura.Com, Sampang – Puluhan warga Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ngeluruk mapolsek setempat, Jumat (15/5/2015).

Mereka melaporkan dugaan pemotongan bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) yang dilakukan oleh oknum aparat desa setempat.

Salah seorang warga asal Dusun Bandung, Desa Tambelangan, Sampang, Sunaidah (43), mengaku ada pemotongan uang bantuan PSKS yang seharusnya menerima Rp600 ribu, tapi hanya mendapatkan uang bantuan itu sebesar Rp200 ribu.

“Kami dirugikan dan ini sangat tidak adil,” katanya.

Menurut dia, warga resah dengan prilaku oknum aparat desa yang memotong bantuan pada saat pendistribusian bantuan PSKS.

“Bukan hanya bantuan ini pak. Setiap bantuan pasti di potong oleh oknum aparat desa. Salah satunya raskin,” jelasnya.

Kapolsek Tambelangan, Sampang, Ipda Budi Purnomo, berjanji akan segera memanggil pihak-pihak yang bersangkutan agar semua permasalah segera terselesaikan.

“Yang namanya aspirasi masyarakat tetap kami akan terima dan ditindak lanjuti. Takutnya cuman ada miss komunikasi antara penerima dan aparat desa setempat,” ujarnya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Tambelangan, Hj Rusti Ningsih, mengatakan, pemotongan itu dilakukan setelah menemui kata sepakat antara penerima, tokoh masyarakat dan semua perangkat desa untuk membagi rata bantuan PSKS.

“Atas persetujuan itu, dilakukan pemerataan, karena jika tidak dilakukan pemerataan warga banyak yang tidak menerima. Bisa jadi iri hati,” terangnya.

Dari total 1.256 kepala keluarga (kk) yang terdapat di Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelangan, Sampang, hanya terdapat 530 kk yang mempunyai kartu penerima batuan PSKS.(lora/har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.