oleh

Legislator DPRD Jatim Desak Pemkab Carikan Solusi Kelanjutan Pembangunan Waduk Nipah

PortalMadura.Com, Sampang – Wakil Ketua DPRD Jatim, Achmad Iskandar mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur segera menyelesaikan pembebasan lahan waduk nipah yang hingga saat ini belum kunjung tuntas.

“Mestinya dicarikan solusi yang tepat agar pembebasan lahan waduk nipah cepat selesai,” kata Iskandar, Selasa (29/3/2016).

Politisi Demokrat ini mengaku sudah menemui pihak Pemkab Sampang untuk mencari solusi penyelesaian pembangunan waduk nipah tersebut.

“Kemarin saya sudah ketemu dengan pak wabup, Fadhilah Budiono, dan pak Fadhilah pasti akan mencarikan solusi,” terangnya.

Menurutnya, pembangunan Waduk Nipah menjadi memori yang tidak terlupakan sepanjang sejarah, sehingga pemerintah harus melakukan pendekatan secara persuasif untuk menyelesaikan pembangunan waduk itu.

“Saya kira, pengalaman Nipah itu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam rencana pembangunan waduk yang akan dilakukan pemerintah kedepan. Artinya, kejadian itu menjadi sejarah yang sangat berat, maka harus ada pertimbangan dalam rencana pembangunan waduk,” ujarnya.

Kemegahan Waduk Nipah di Desa Montor, Kecamatan Banyuates masih menyisakan memori kelam bagi warga setempat, sebab pada awal pembangunan, tepatnya 23 September 1993, pembangunan mega proyek tersebut mengakibatkan 4 nyawa warga meninggal dunia serta puluhan warga luka-luka lantaran tidak setuju dengan pembangunan waduk tersebut.

Empat korban dalam insiden waduk Nipah, yakni Mutirah (51), Nindin (14), Simuki alias Supriadi (24), dan Muhammad (38).

Hingga saat ini, proyek yang menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 168.249.980.000 tersebut  tak seluruhnya target lahan pembangunan Waduk Nipah rampung. Sebab, kebutuhan luas waduk Nipah yang rencananya 527 hektare, saat ini masih mencapai 489 hektare atau masih kurang 38 hektare untuk mencapai target luas waduk. (lora/choir)


Komentar