oleh

Legislator, Nelayan Ditangkap Polair Tanda Lemahnya Sosialisasi Aturan

PortalMadura.Com, Sampang – Legislator DPRD Sampang, Madura, Jawa Timur, Sohibus Sulton, mendesak Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) setempat agar lebih gencar melakukan sosialisasi sejumlah peraturan.

Misalnya, Peraturan Menteri  Kelautan, dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015, tentang larangan penggunaan pukat hela dan pukat tarik di wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia.

Anggota Komisi II DPRD Sampang ini mengatakan, kurang maksimalnya sosialisasi aturan itu mengakibatkan nelayan Sampang ada yang ditangkap aparat Polair Kalianget, Sumenep.

“Nelayan tersebut beralasan tidak pernah tahu dengan aturan baru itu. Nah, ini kan salah satu bentuk lemahnya sosialisasi aturan-aturan yang baru. Dinas terkait seharusnya berupaya dalam hal kesejahteraan nelayan,” katanya, Selasa (5/4/2016).

Kabid Perikanan DKPP Kabupaten Sampang, Nurul Hayati mengaku sudah maksimal melakukan sosialisasi terkait peraturan tersebut.

“Kalau ketahuan petugas ya ditangkap. Biasanya, alat terlarang itu ketika tidak ada pengawasan,” terangnya.

Nurul menambahkan, pengawas yang berhak menindak nelayan jika melanggar aturan adalah pemerintah provinsi. Sedangkan yang di kabupaten hanya  mengeluarkan surat layak operasi.(lora/har)


Komentar