Lima TKI Ilegal dan Satu Bayi asal Sampang Meninggal di Malaysia

Avatar of PortalMadura.com
P4TKI Sebut Warga Pamekasan Abai Gunakan Safety Belt Saat Kerja di Luar Negeri
Ilustrasi (riaumandiri.co)

PortalMadura.Com, Sampang – Lima TKI ilegal dan satu bayi asal Sampang, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia di Malaysia selama Januari 2021.

“Mereka yang meninggal itu rata-rata karena sakit,” terang Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang, Agus Sumarso, Kamis (21/1/2021).

Penyakit yang diderita, kata dia, ada yang kencing manis, gagal ginjal, kanker payudara dan diabetes. “Kalau yang bayi meninggal pada proses persalinan,” jelasnya.

TKI yang meninggal tersebut, yakni Nayuti, warga Bira Tengah, Suhrah dan Saturi. Keduanya warga Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, dan Sudah, warga Desa Batioh, Kecamatan Banyuates.

Sedangkan TKI lainnya, Sahidah warga Desa Mandangin, Kecamatan Kota Sampang. Sedangkan bayi yang meninggal, Samiya, warga Desa Patapan, Kecamatan Torjun.

Para TKI itu berangkat ke Malaysia melalui jalur ilegal, sehingga identitas lengkap mereka tidak terdata di kantor dinas terkait.

Baca Juga:  Sumenep Bentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak

“Mereka tidak mendapatkan santunan dari pemerintah, karena berangkat ilegal,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.