oleh

Lion Air Tolak Ibu Hamil, Warga Sumenep Kebingungan di Surabaya

PortalMadura.Com, Surabaya – Tiga warga asal Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa malam (3/7/2018) kebingungan di Juanda Surabaya.

Mereka adalah Istika Sofia (23) dalam kondisi hamil 8 bulan. Dua lainnya, Amiruddin dan Moh. Ripadi (bapak dan kakak Istika Sofia). “Saya ditolak terbang oleh Lion Air. Alasannya karena hamil,” kata Istika Sofia pada PortalMadura.Com via telepon.

Ketiganya hendak terbang ke Pekanbaru. Jadwal penerbangan Lion Air awalnya 16.15 WIB dan ditunda pukul 17.40 WIB. “Tiba-tiba saya diminta keterangan dokter. Padahal, sebelumnya tidak ada penjelasan. Ya, saya kan tidak siap dengan keterangan dokter, akhirnya gak bisa berangkat ke Pekanbaru,” ucapnya.

Bapak dan kakak Istika Sofia akhirnya memutuskan tidak ikut berangkat. “Kalau bapak dan kakak berangkat, saya sama siapa?. Masalahnya sekarang, belum ada ganti rugi dari pihak Lion Air. Masak semua tiket hangus?. Kalau yang saya sempat dibilangin akan ada ganti rugi, tapi belum ada realisasi,” ujarnya.

Ia pun kebingungan di terminal Juanda Surabaya. “Saya bingung dan belum ada solusi. Semoga Lion Air memberi kebijakan bagi kami dan bisa berangkat ke Pekanbaru,” katanya.

Hingga berita ini dilansir PortalMadura.Com belum ada keterangan resmi dari pihak Lion Air.(Hartono)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.