oleh

Listrik Padam dan Gangguan Internet Jadi Momok Saat UNBK

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mewaspadai terjadinya gangguan aliran listrik dan jaringan internet saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan yang sederajat yang dimulai tanggal 22 April mendatang.

Kasi Pembelajaran Pendidikan SMP Disdik Pamekasan, Mohammad Sadikun mengungkapkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN dan Telkom menjelang pelaksanaan UNBK. Mengingat, aliran listrik dan jaringan internet merupakan komponen penting dalam ujian akhir tersebut.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

“Kami sudah berkoordinasi dan meminta bantuan ke pihak PLN agar listrik tidak tergantung selama jalannya UNBK. Selain itu, kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Telkom terkait jaringan internet biar lancar,” katanya, Rabu (27/3/2019).

Sadikun menambahkan, pihaknya meminta kepada sekolah atau penyelenggara UNBK untuk menyedikan genset sebagai antisipasi lampu padam. Supaya pelaksanaan ujian tidak terganggu dan berjalan sesuai waktu yang ditentukan.

Dikatakan, pihaknya telah menyiapkan server cadangan agar hasil pekerjaan siswa tidak hilang apabila lampu padam. Sebab, dengan adanya server cadangan itu, jawaban siswa otomatis akan tersimpan.

“Kami juga telah menyiapkan server cadangan, sehingga saat terjadi padam, hasil kerja siswa tidak hilang karena tersimpan otomatis dan bisa langsung dilanjutkan. Kami berharap saat pelaksanaan nanti tidak ada kendala berarti,” harap dia.

Sebagaimana diketahui, jumlah peserta UNBK tingkat SMP dan yang sederajat Tahun 2019 di Pamekasan berjumlah 15.963 orang, dengan rincian 6.995 untuk peserta UNBK SMP dan 7171 orang dari MTS serta peserta UNBK paket B dan paket C berjumlah 816 orang.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar