oleh

LPI Bantah Lakukan Sweeping ke Lembaga Pendidikan

PortalMadura.com, Pamekasan – Sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur resah dengan aksi sweeping yang mengaku dari Laskar Pembela Islam (LPI). Seperti yang dialami SMKN 1 Tlanakan, Kamis (12/2/2015).

“Ketika datang ke sekolah, orang itu langsung menanyakan kepala sekolah dan meminta izin untuk mengecek keberadaan siswanya, takut ada yang bolos dan lain-lain katanya, dia mengaku bernama Hasyim. Kapasitas dia apa?,” keluh salah satu guru SMKN 1 yang enggan disebutkan namanya.

Namun, fakta itu dibantah oleh Ketua LPI Pamekasan, Abd Aziz, Jum’at (13/2/2015). Menurutnya, dalam organisasinya tidak ada kegiatan sweeping kepada lembaga pendidikan, hanya saja kepada tempat karaoke dan lokasi yang berpotensi dijadikan tempat maksiat.

“Kami selalu mewanti-wanti kepada anggota agar tidak melakukan tindakan pemerasan, atau hal-hal yang dapat merugikan atau meresahkan masyarakat. Sebab hal itu akan merugikan nama baik LPI,” ungkapnya.

Dia memastikan bahwa sejumlah orang yang melakukan sweeping ke lembaga pendidikan itu bukanlah anggota LPI yang sebenarnya. Oleh karenanya, masyarakat diharapkan mewaspadai gerakan tersebut dan tidak langsung mempercayai.

“Saya yakin, dia adalah LPI gadungan yang mengaku anggota LPI. Dan hal ini saya akan sampaikan kepada anggota,” pungkasnya. (Marzukiy/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE