oleh

Luar Biasa, Inilah 3 Fakta Malioboro yang Wajib Anda Tahu

PortalMadura.Com – Nama Malioboro pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda dan untuk siapa saja yang pernah singgah di Yogyakarta. Malioboro adalah nama salah satu jalan yang berada di pusat kota Yogyakarta. Di sini merupakan suatu kawasan yang merupakan gabungan dari tiga jalan yaitu Jalan Margo Utomo, Jalan Malioboro dan Jalan Margo Mulyo. Kawasan yang legendaris tersebut membentang dari Tugu Jogja sepanjang 2,5 kilometer hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Keberadaannya yang tepat di titik 0 kilometer Kota Jogja ini membuat wisatawan sangat mudah untuk mencapainya.

Malioboro memang telah menjadi bagian penting dalam sektor perekonomian masyarakat Yogyakarta. Selain sebagai pusat berburu oleh oleh khas Yogyakarta, tempat ini juga tak lepas dari sejarah panjang perkembangan Kota Jogja dari masa ke masa. Bahkan, tempat wisata yang satu ini seakan mewakili wajah Jogja di Indonesia bahkan dunia. Namun tahukah Anda bahwa terlepas dari segala keindahan dan suasananya yang khas, terdapat beberapa fakta menarik dari Malioboro ini. Seperti yang di lansir PortalMadura.com dari dzofar.com, Rabu (12/5/2021) Inilah 3 Fakta menarik Malioboro yang wajib Anda tahu :

Penamaan Malioboro

Malioboro berasal dari bahasa Sansekerta “Malyabhara” yang berarti “berhiaskan karangan bunga”. Hal ini bermula pada saat masa kerajaan Mataram yang mempunyai tradisi mengadakan kirab atau upacara perayaan. Perayaan tersebut selalu melewati Jalan Malioboro sebagai penghubung antara Merapi sampai Keraton. Nah, saat melewati jalan inilah, banyak bunga ditebarkan sebagai bagian dari prosesi. Sampai sekarang, jika ada pernikahan Keraton di Jogja, Jalan Malioboro selalu dipenuhi dengan karangan bunga.

Namun ada pula yang menyatakan bahwa penamaan Malioboro ini berkaitan dengan nama seorang tokoh militer Inggris, Marlborough. Karena pengucapan kata “Marlborough” dianggap terlalu sulit, maka orang mengucapkannya dengan Malioboro. Hal itu didasarkan pada sebuah catatan sejarah yang mengatakan bahwa Kraton Yogyakarta di zaman Sultan Hamengku Buwono II pernah dirampok oleh pasukan Inggris. Peristiwa perampokan itu dikenal sebagai Geger Sepehi pada tahun 1812.

Budaya Lesehan di Malioboro

Jika Anda pernah ke Malioboro maka Anda tak akan asing lagi dengan lesehan di sepanjang jalan Malioboro. Angkringan yang berkonsep lesehan itu berasal dari para seniman dan sastrawan Jogja khususnya Malioboro sejak jaman dulu. Budaya ini muncul karena tidak ada kursi untuk tempat duduk, tapi lambat laun, lesehan tetap menjadi budaya turun-temurun.

Jalan Malioboro Sebagai Titik 0 Km Jogja

Kawasan di sekitar titik nol kilometer ini merupakan kawasan wisata sejarah. Di kiri-kanan, ada bangunan-bangunan kuno yang sering juga disebut loji. Yakni, bangunan-bangunan tua yang besar peninggalan Belanda. Kawasan nol kilometer juga menjadi sentra perekonomian bagi masyarakat Yogyakarta, karena letaknya yang strategis.

Nah, itulah Fakta unik dan menarik Jalan Malioboro yang harus Anda tahu. Semoga bermanfaat.

Rewriter : Fianolita Purnaningtias
Sumber : dzofar.com

Komentar