Beri Sinyal Gunakan Jasa Pelatih Lokal Musim 2020

  • Bagikan
Pemain Madura United
dok. Pemain menjalani latihan pertama pasca lebaran Idul Fitri 1440 H (Foto. FC)

PortalMadura.Com, Pamekasan – Kompetisi Liga 1 2019 sudah tinggal satu pertandingan lagi, namun beberapa tim di Indonesia mulai merancang komposisi tim untuk Liga 1 2020, termasuk .

Tim dengan julukan Laskar Sape Kerrab itu memberi sinyal untuk tidak menggunakan pelatih asing lagi. Sebab, dari perjalanannya selama empat tahun terakhir, pelatih asing yang digunakan tidak sesuai ekspektasi. Bahkan cenderung menciutkan mental pemain lokal.

“Faktanya, selama dilatih pelatih asing, hasilnya jauh dari ekspektasi yang dipasang oleh manajemen. Atmosfernya di sepak bola Indonesia, pelatih asing justru menjadikan pemain lokal tertekan secara psikologis, sehingga menciutkan mental pemain,” kata manajer , Haruna Soemitro, Jumat (20/12/2019).

Empat tahun perjalanan sejak tahun 2016, manajemen memilih pelatih asing untuk menjadi juru taktik. Yaitu Mario Gomes de Oliviera mulai tahun 2016-2017, Milomir Seslija musim 2018 dan pada musim 2019 dilatih Dejan Antonic sebelum akhirnya posisinya diganti Rasiman setelah mengalami kekalahan dalam lima laga secara beruntun.

Baca Juga: Simpan Sabu di Kantong Baju, Oknum ASN Sampang Diringkus Polisi

Selama menggunakan jasa pelatih asing, ada persepsi bahwa pemain lokal kualitasnya kurang bagus dan memperlakukan berbeda antara pemain asing dengan pemain lokal. Hal itu menjadi masalah tersendiri dalam perkembangan sepak bola di Madura.

Baru-baru ini, dikabarkan akan merekrut Rahmad Darmawan sebagai pelatih kepala untuk musim 2020, namun manajemen akan memberikan kepastian saat laga terakhir versus Bali United pada tanggal 22 Desember 2019 mengenai hal tersebut.

“Itu menjadi evaluasi yang kami sampaikan kepada manajemen dan presiden klub,” tegasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.